Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 11 Sep 2026 07:06 WIB

Tanpa Berbelit-belit, Santri Penghafal Al-Qur’an di Jateng Langsung Terima Tali Asih dari Pemprov


					Tanpa Berbelit-belit, Santri Penghafal Al-Qur’an di Jateng Langsung Terima Tali Asih dari Pemprov Perbesar

 

 

FOTO: Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menyerahkan tali asih kepada para santri penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Tasyri’iyyah Alawiyah, Wonosalam, Kabupaten Demak, Kamis (10/9/2026). (Dok.Humas Jateng)

 

PanselaNews.com [DEMAK] – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan kemudahan apresiasi berupa tali asih atau bisyarah, kepada para santri penghafal Al-Qur’an di wilayahnya, tanpa berbelit-belit.

Hafiz dan hafizah yang telah menyelesaikan hafalannya dan diwisuda, bisa mendapatkan tali asih dari Pemprov Jateng, tanpa harus mengajukan proposal.

BACA JUGA  Satgas Pangan Polres Wonogiri dan Tim Provinsi Jateng Sidak Harga Beras, Temukan Beras Premium Dijual di Atas HET

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan, mekanisme tanpa prosedur berbelit-belit ini sengaja diterapkan agar apresiasi pemerintah bisa langsung dirasakan para penghafal Al-Qur’an.

“Kalau ada yang khatam Al-Qur’an dan diwisuda, kami dari pemerintah langsung memberikan bisyaroh kepada para hafiz dan hafizah. Ini langsung, jadi tidak perlu ada proposal,” kata Taj Yasin saat memberikan mauidhoh hasanah pada Peringatan Maulidurrosul SAW, Khotmil Qur’an, Tawajjuhan Akbar, dan Haul ke-54 Simbah Ahmad Dahlan di Pondok Pesantren Tasyri’iyyah Alawiyah, Wonosalam, Kabupaten Demak, Kamis (10/9/2026).

BACA JUGA  Kementerian ATR/BPN dan MA Jalin Kerja Sama untuk Perkuat Kapasitas Hakim dalam Menangani Kasus Pertanahan dan Tata Ruang

Dalam kegiatan tersebut, Taj Yasin menyerahkan bisyaroh kepada empat hafizah, yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an. Pemberian itu menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap para santri, yang telah menuntaskan proses menghafal Al-Qur’an.

Taj Yasin juga mengingatkan, keberhasilan menyelesaikan hafalan Al-Qur’an bukanlah garis akhir. Wisuda justru menjadi awal bagi para hafiz dan hafizah untuk menjaga hafalan, sekaligus mengamalkan ilmu yang telah dipelajari.

BACA JUGA  Siswa SMKN 1 Sayung Telusuri Jejak Islam Jawa di Museum Masjid Agung Demak

“Adik-adik yang khatam Al-Qur’an ini adalah permulaan. Bukan pencapaian akhir, tetapi sebuah permulaan,” tegasnya.

Ditambahkan, Pemprov Jateng selama ini juga memberikan perhatian terhadap para penghafal kitab suci melalui program tali asih. Program tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada masyarakat, yang menekuni pendidikan dan hafalan kitab suci.(*)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

6 Anggota Polres Trenggalek Siap Lepas Masa Lajang

11 September 2026 - 07:25 WIB

88 Kasus CTEV Terdata, Kapolda Jateng Pastikan Anak Mendapat Akses Penanganan melalui Program Peduli CTEV

11 September 2026 - 06:22 WIB

Personel Polres Wonogiri Jalani Ujian Bela Diri Polri, Peserta Diuji Penguasaan Teknik hingga Kedisiplinan

10 September 2026 - 11:20 WIB

Ahmad Munir Bakal Lantik Pengurus PWI Surakarta Periode 2026-2031 Sabtu Ini

9 September 2026 - 05:56 WIB

Stok Beras Melimpah Tapi Harga Malah Naik, Ahmad Luthfi Instruksikan Intervensi Pasar

8 September 2026 - 18:45 WIB

Trending di Berita Terkini