Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 14 Feb 2025 23:36 WIB

ADAKSI Tolak Klasterisasi Tunjangan Dosen: “Tukin for All” Harus Jadi Prioritas!


					Aksi Solidaritas Dosen/ Foto: @tukin_dosenASN Perbesar

Aksi Solidaritas Dosen/ Foto: @tukin_dosenASN

PanselaNews.com,Jakarta –  Aliansi Dosen ASN Kemdiktisaintek Seluruh Indonesia (ADAKSI) menyampaikan pernyataan sikap tegas menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait wacana peniadaan tunjangan kinerja (Tukin) bagi dosen ASN di lingkungan Kementerian Pendidikan, Teknologi, dan Saintek (Kemdiktisaintek). Dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Jumat (14/2/2025), Sri Mulyani disebut membahas skema remunerasi yang berpotensi memicu disparitas kesejahteraan dosen.

ADAKSI menegaskan komitmen “Tukin for All” tanpa klasterisasi status perguruan tinggi. “Tunjangan kinerja adalah hak seluruh dosen ASN, baik di PTN BLU, PTN BH, maupun perguruan tinggi lainnya. Sistem desentralisasi remunerasi berbasis PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak) justru memperlebar ketimpangan,” tegas Ketua Umum ADAKSI, Dr. Fatimah, S.S., MP., dalam pernyataan resmi.

BACA JUGA  Libur Natal 2023, Pengunjung Pantai Bentar di Probolinggo Meningkat

Aliansi ini mengkritik keras kebijakan remunerasi yang dinilai tidak transparan dan berpotensi membebani mahasiswa. “Jika kampus dipaksa menutup defisit remunerasi dengan menaikkan UKT (Uang Kuliah Tunggal) atau SPI (Sumbangan Pengembangan Institusi), akses pendidikan tinggi bagi masyarakat menengah ke bawah akan semakin terhambat,” tambah Fatimah.

BACA JUGA  Kapolresta Pati: Sidang Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati Berjalan Kondusif, Empat Orang Diamankan

ADAKSI merinci empat tuntutan utama kepada pemerintah:

Penghapusan klasterisasi Tukin bagi dosen ASN di seluruh perguruan tinggi.
Pengelolaan tunjangan secara sentral melalui APBN, bukan PNBP kampus.
Regulasi kompensasi yang adil tanpa membebani mahasiswa.
Penghentian desentralisasi gaji yang memicu kesenjangan antar-fakultas dan jabatan.

BACA JUGA  Ribuan Santri di Slogohimo Wonogiri Semarakkan Pawai Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Sekretaris ADAKSI, Agusriandi, memperingatkan dampak sistem saat ini: “Dosen terpacu mengejar beban kerja tak rasional demi remunerasi, sementara kualitas pengajaran dan riset terancam tergerus.”

Pernyataan sikap ini dinilai krusial menyikapi tren kenaikan UKT di PTN BH seperti UI, UGM, dan ITB, yang mencapai 10-15% per tahun. ADAKSI mendesak Presiden dan Menkeu segera bertindak agar kesejahteraan dosen tidak dikorbankan demi efisiensi anggaran.(*)

Sumber: @tukin_dosenASN

Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemuda Sragen Jadi Korban Kasus Penggelapan Sepeda Motor di Pracimantoro Wonogiri

22 April 2026 - 10:51 WIB

Dipuji Sekretaris BPJPH, Pemprov Jateng Terus Dorong Sertifikasi Halal

21 April 2026 - 19:58 WIB

Asiten II Sekda Trenggalek Ajak Kaum Perempuan Terus Gelorakan Semangat Kartini

21 April 2026 - 19:31 WIB

Pemkab Trenggalek dan PT SMI Tanda Tangani Akta Pembiayaan Beberapa Infrastruktur

21 April 2026 - 19:22 WIB

Polres Wonogiri Gelar Tactical Floor Game, Perkuat Kesiapsiagaan Antisipasi Gangguan Kamtibmas

21 April 2026 - 17:00 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Mantapkan Aglomerasi Wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening

21 April 2026 - 11:35 WIB

Trending di Berita Terkini