Replikasi TPST RDF Jeruklegi ke Magelang
PanselaNews.com, Cilacap – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjadikan pengelolaan sampah sebagai prioritas utama. Dalam kunjungannya ke TPST Refused Derived Fuel (RDF) Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, pada Kamis (13/3/2025), ia mengusulkan penambahan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di berbagai wilayah. “Ini role model yang bagus. Kalau dimaksimalkan, bisa atasi 700 ton sampah,” ujar Luthfi, menyoroti keberhasilan TPST RDF Jeruklegi sebagai contoh yang akan direplikasi.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjadikan pengelolaan sampah sebagai prioritas utama. Dalam kunjungannya ke TPST Refused Derived Fuel (RDF) Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, pada Kamis (13/3/2025)/ Foto : Zulkarnain
Luthfi berencana membawa model ini ke Kabupaten Magelang, tepatnya di Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan, dengan luas lahan 13,5 hektare. “Kita siapkan di Magelang, doakan tahun depan bisa diakselerasi,” katanya. TPST ini diharapkan mengatasi masalah sampah yang menjadi tanggung jawab Pemprov Jateng. Pengolahan RDF di Jeruklegi, yang mulai dibangun pada 2017 dengan dukungan Kementerian PUPR dan Pemerintah Denmark, menghasilkan energi alternatif pengganti batu bara.
Baca juga: Ahmad Luthfi Dorong Investasi Selatan Jateng untuk Pemerataan
Hasil olahan TPST RDF Jeruklegi dibeli PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) sebagai bahan bakar tungku semen. “Terima kasih SBI sudah bekerja sama, model ini akan kita gunakan di Magelang,” ungkap Luthfi. Ia menegaskan pentingnya pemeliharaan fasilitas agar operasional berjalan lancar. Replikasi ini menjadi langkah strategis untuk mengelola sampah secara berkelanjutan sambil mendukung energi terbarukan di Jateng.
Luthfi juga membuka peluang metode pengolahan lain di luar RDF, dengan hasil olahan yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai sektor. “Kita akan rapatkan dengan bupati/wali kota,” katanya. Dengan pendekatan ini, ia ingin memastikan pengelolaan sampah di 35 kabupaten/kota Jateng lebih terarah. Upaya ini diharapkan menekan dampak lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui solusi inovatif.(*)










