Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 22 Apr 2025 20:36 WIB

Atasi Darurat Sampah, Gubernur Ahmad Luthfi Bentuk Tim Khusus Siap Roadmap Penanganan


					Atasi Darurat Sampah, Gubernur Ahmad Luthfi Bentuk Tim Khusus Siap Roadmap Penanganan Perbesar

Gubernur Jawa Tengah,Ahmad Luthfi, dalam Musrenbangwil Eks Karesidenan Semarang Raya di Aula Kaloka Setda Kota Salatiga, Selasa (22/2025).

 

PanselaNews.com,Salatiga-Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan pemerintah provinsi sudah membentuk tim khusus untuk menyiapkan role model dan roadmap penanganan dan pengolahan sampah di wilayah Jawa Tengah. Diharapkan dalam dua sampai tiga bulan ke depan role model itu sudah ada dan siap direplikasi di daerah.

“Sampah kita bahas. Kita sudah bentuk tim, minimal dalam tiga bulan kita sudah punya roadmap untuk darurat sampah di daerah kita,” kata Ahmad Luthfi usai Musrenbangwil Eks Karesidenan Semarang Raya di Aula Kaloka Setda Kota Salatiga, Selasa, 22 April 2025.

BACA JUGA  Wapres Gibran Tinjau Progres Pembangunan Bendungan Bagong Trenggalek

Ia menjelaskan, pengolahan sampah tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan sistem RDF dengan jumlah di bawah 200 ton per hari atau dengan sistem sampah regional yang harus seribu ton per hari.

Menurut Luthfi, darurat sampah di Jawa Tengah merupakan persoalan yang harus segera dituntaskan. Belum lama ini ia bahkan sudah koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk membahas masalah darurat sampah. Indonesia pada 2029 harus zero sampah.

BACA JUGA  TMMD Sengkuyung II, Satresnarkoba Polres Wonogiri Bentengi Warga Tirtomoyo Soal Bahaya Narkoba 

Penanganan sampah ini ke depan akan ada arahan langsung dari pemerintah pusat. Namun sebelum itu Ahmad Luthfi berinisiatif untuk menjemput bola dengan mulai memilah-milah mana yang menjadi kewenangan provinsi dan mana yang kewenangan kabupaten/kota.

“Wilayahnya Pak Ngesti (Bupati Kabupaten Semarang) itu salah satu yang menjadi perhatian provinsi. Saya lihat ternyata anggaran untuk sampah di kabupaten/kota itu kecil. Kalau tidak salah Rp 40 juta per tahun, itu dapat apa?” ujarnya saat menyampaikan paparan dalam Musrenbangwil Eks Karesidenan Semarang Raya.

BACA JUGA  Presiden Prabowo Subianto Anugerahkan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya untuk Penggerak MBG Polri

Adapun dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah pengusaha dan investor, baik dalam maupun luar negeri, banyak yang datang menemui Ahmad Luthfi. Mereka banyak yang menawarkan terkait pengolahan sampah dengan berbagai metode. Sejauh ini, Ahmad Luthfi masih menyerahkan pembahasan kepada tim khusus yang sudah dibentuk. (*)

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini