Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 4 Jul 2025 15:41 WIB

Bupati Nur Arifin Launching Satgas DAYA


					Bupati Nur Arifin Launching Satgas DAYA Perbesar

 

PanselaNews.com [TRENGGALEK] – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin meluncurkan Satgas DAYA (Satuan Tugas Swadaya Penambalan Jalan, Sungai dan Jaringan), Jumat, 4 Juli 2025.

Pertama Satgas DAYA ini diluncurkan di Kecamatan Watulimo untuk memulai bertugas melakukan penambalan jalan, sungai dan jaringan secara swadaya.

Bupati muda itu merasa perlu menghidupkan lagi peran serta masyarakat dalam menjaga kualitas infrastruktur yang dimiliki di tengah keterbatasan yang ada. Harapannya dengan aksi-aksi seperti ini nantinya selain dapat menjaga fungsi dan kualitas infrastruktur jalan, sungai dan jaringan, juga dapat menekan bahaya akibat kerusakan jalan.

Aksi penambalan jalan, irigasi dan jaringan ini akan menggunakan anggaran yang bersumber dari donasi yang digalang oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek, bekerjasama dengan BAZNAS Trenggalek.

Pertama diluncurkan di Kecamatan Watulimo, karena Satgas Daya ini sendiri terinspirasi dari sebuah komunitas G6MAN (Gerakan Penambalan Jalan) yang ada di Kecamatan ini. Sekelompok masyarakat yang beranggotakan dari berbagai kelompok masyarakat seperti pemuda di Watulimo melakukan aksi penambalan jalan secara swadaya sejak tahu 2020 lalu. Mereka melakukan ini karena bertujuan menjaga keselamatan pengguna jalan.

BACA JUGA  2 Hari KRYD, Polres Wonogiri Amankan 4 Pelaku Judi dan Asusila

Dari sini Pemerintah Kabupaten Trenggalek menginisiasi Satgas Daya dengan harapan bisa melakukan hal yang sama. Rencananya satgas ini akan diperluas dan nantinya kegotong royongan ini  tidak hanya menggunakan anggaran donasi saja, namun bisa menggunakan pos APBD untuk aktivitas yang bersifat emergency.

Dalam peluncuran tersebut, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan, “Kepada teman-teman Komunitas G6MAN (Gerakan Penambalan Jalan) yang sudah hadir terima kasih. Pagi hari ini kita mengawali, mengumumkan bahwa Trenggalek memiliki pasukan yang ini sukarela karena kekuatan Kabupaten Trenggalek ini adalah gotong royong. Namanya Satgas DAYA (Satuan Tugas Swadaya Penambalan Jalan, Sungai dan Jaringan),” ucapnya.

BACA JUGA  Kecelakaan Beruntun di Selogiri Wonogiri, 1 Orang Tewas

Mas Ipin menambahkan, “Satgas ini dibentuk inspirasinya dari teman-teman G6MAN dari Watulimo. Saya tahu di tempat-tempat lain juga ada yang seperti ini, artinya ada warga masyarakat yang tidak menunggu terjadinya satu perubahan tapi masyarakat itulah yang menjadi aktor-aktor perubahan,” imbuhnya.

Ini harapannya untuk bisa mempercepat, karena kalau kita menunggu karena gak punya uang, gak ada anggaran, mau sampai kapanpun tidak punya uang, tidak punya anggaran. Kemudian harus diperencanakan seperti ini, seperti itu dan yang menggarap harus dilelang, begini begitu, yang jatuh kadung banyak duluan.

Sumber dananya dari donasi masyarakat, kita bekerjasama dengan BAZNAS. Saya umumkan masyarakat bisa bersedekah yang nanti diniatkan untuk bersedekah. Menyingkirkan paku dari jalan saja pahalanya bukan main, apalagi ini memperbaiki jalan.

BACA JUGA  Emil Audero Kagum dengan Suporter GBK Jelang Debut Timnas Indonesia

Semoga jalannya semakin baik, semakin halus. Semoga yang jalan aman dan ini menjadi bagian dari jariah yang kita tanam. Kemudian saya senang, teman-teman tidak ada yang tanya ini ada gajinya atau tidak. Karena di saat-saat darurat seperti ini, kegotong royongan seperti ini yang perlu diutamakan. Yang penting ada bahan bakunya atau pendukungnya.

Jadi ini non APBD dan nanti kita perluas. Kedepan Satgas Daya ini nanti yang Emergency-Emergency bisa dibiayai dana Emergency dari APBD dan segala macam.  Sedangkan yang akan kita gunakan adalah hasil dari donasi sedekah seluruh masyarakat Kabupaten Trenggalek. Totalnya terkumpul sekitar Rp. 1,4 miliar lebih. “Apresiasi untuk seluruh masyarakat  Trenggalek yang saling membantu infrastruktur yang lebih baik,” tutup Mas Ipin.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Wonogiri Bersama Pemkab Salurkan 10 Tangki Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan di Tlogosari

4 Agustus 2026 - 17:25 WIB

42 Anggota Pramuka dari Bumi Menak Sopal Ikuti Jambore Nasional di Jakarta 

3 Agustus 2026 - 22:29 WIB

BPS Jateng Catat Ekspor Januari-Juni 2026 Naik 23,53 Persen

3 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Investor Amerika Kembali Lirik Jawa Tengah, Siap Garap Sampah Soloraya

3 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Dugaan Perundungan Verbal Guru SD ke Murid Terjadi di Eromoko Wonogiri

3 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Mobil Pikap Masuk Jurang di Sidoharjo Wonogiri, Sopir Selamat

3 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Trending di Berita Terkini