Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 3 Agu 2026 20:11 WIB

Dugaan Perundungan Verbal Guru SD ke Murid Terjadi di Eromoko Wonogiri


					Dugaan Perundungan Verbal Guru SD ke Murid Terjadi di Eromoko Wonogiri Perbesar

 

Ilustrasi Anti Perundungan (AI) 

PanselaNews.com [WONOGIRI] – Peristiwa dugaan perundungan verbal oleh oknum guru sekolah dasar (SD) ke murid terjadi di salah satu SD negeri di Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri.

Dampaknya murid korban diduga mengalami beban psikologis.

Informasi yang berhasil dihimpun tim Persatuan Jurnalis Wonogiri (PJW) yang dipimpin Bramantyo, Minggu, 2 Agustus 2026 menyebutkan korban berinisial DES, kelas IV di sekolah tersebut.

Diceritakan peristiwa tersebut bermula pada saat pembelajaran berlangsung. Wali kelas, Mar membahas fenomena ayah tiri yang diposisikan sebagai sosok yang tidak baik terhadap anak tirinya.

BACA JUGA  Konflik Antar Tetangga di Trenggalek Berujung Bui, Tok! Vonis 3 Bulan 

Saat itu, guru tersebut menunjuk DES dan mengajukan pertanyaan “Punya ayah berapa?” Murid DES menjawab polos “dua”. Pertanyaan dilanjutkan, “Lah mas Aji?” Jawaban polos kembali muncul: “Oh ya tiga.”

Bram mengatakan, dari investigasi diperoleh informasi retorika serupa diulang keesokan harinya. Dia menegaskan suasana kelas yang seharusnya menjadi ruang aman berubah menjadi arena yang membebani.

“Teman-teman sekelas mendengar, dan beban psikologis pun bertambah dengan potensi ejekan serta perundungan. Saya mendapatkan pengakuan dari DES, kalau dia belum memahami sepenuhnya apa yang dimaksud dengan konflik atau fenomena rumah tangga orang tuanya,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, anak usia sekolah dasar masih berada pada tahap perkembangan di mana identitas diri dan rasa aman sangat bergantung pada lingkungan yang stabil.

BACA JUGA 

“Ketika guru membuka sisi abnormal kehidupan keluarga di ruang publik kelas, yang terjadi bukan pembelajaran empati, melainkan pelanggaran terhadap prinsip do no harm dalam pendidikan. Psikologi perkembangan anak menekankan bahwa pengalaman negatif yang melibatkan aib keluarga dapat mengganggu pembentukan konsep diri, menurunkan rasa percaya diri, serta meningkatkan risiko kecemasan sosial di kemudian hari,” tegasnya.

Kepala SDN 1 di Eromoko, Sri, saat mengonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Pihak sekolah menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh guru.

BACA JUGA  Bupati Trenggalek Serahkan Nota Penjelasan Ranperda RPJMD 2025-2029 ke DPRD

Diinformasikan DES dikenal sebagai murid berprestasi yang sering mewakili sekolah dalam berbagai lomba. Orang tua DES, Les, menekankan pentingnya tindakan tegas. Ia meminta pihak terkait memperingatkan guru-guru yang membuka aib atau sisi negatif keluarga murid.

Guru bukan hanya pengajar, melainkan juga penjaga batas-batas psikologis yang harus dijaga ketat. Pendidikan yang beretika menuntut kesadaran bahwa setiap kata yang diucapkan di depan anak memiliki bobot yang tidak ringan. (*)

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

BPS Jateng Catat Ekspor Januari-Juni 2026 Naik 23,53 Persen

3 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Investor Amerika Kembali Lirik Jawa Tengah, Siap Garap Sampah Soloraya

3 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Mobil Pikap Masuk Jurang di Sidoharjo Wonogiri, Sopir Selamat

3 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Kapolres Wonogiri Silaturahmi ke Kejari Wonogiri, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum

3 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Respons Cepat Laporan Hotspot, Polsek Kismantoro Pastikan Lokasi Aman dan Tingkatkan Pencegahan Karhutla

3 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Ahmad Luthfi Minta PMI Jateng Jadi Garda Terdepan Hadapi Kekeringan

1 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Trending di Berita Terkini