Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 5 Des 2025 09:44 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Huntara untuk Warga Terdampak Tanah Gerak di Desa Ngrandu Trenggalek


					Gubernur Khofifah Resmikan Huntara untuk Warga Terdampak Tanah Gerak di Desa Ngrandu Trenggalek Perbesar

 

 

PanselaNews.com [TRENGGALEK] – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan hunian sementara (Huntara) di Desa Ngrandu, Kecamatan Suruh, Trenggalek, Kamis, 04 Desember 2025.

Selain itu, Gubernur Khofifah sekaligus meresmikan Masjid Ikhlas Bakti di lokasi huntara yang diprakarsai oleh Gerakan Pramuka berkolaborasi dengan BAZNAS Trenggalek yang telah rampung pembangunannya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin sampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang tidak hanya memberikan bantuan hunian sementara namun juga perbaikan infrastruktur.

“Bukan hanya resetlemen tapi juga perbaikan infrastruktur, tadi aspal dan lain sebagainya segera kami kerjakan dan juga untuk kebutuhan pokok masyarakat. Bu Gubernur juga memberi sembako dan lain sebagainya,” tuturnya.

BACA JUGA  Tingkatkan Karakter Iman dan Taqwa, Personil Polres Wonogiri Ikuti Binrohtal

Di huntara yang dinamai Kinasih Indah Persada tersebut terdapat 27 keluarga yang merupakan warga terdampak bencana longsor di Desa Ngrandu Kecamatan Suruh beberapa waktu lalu. Sedangkan 11 keluarga lainnya relokasi di tanah milik pribadi.

Untuk menjalankan ekonomi warga, Pemkab Trenggalek memanfaatkan lahan yang tersisa untuk difungsikan menjadi kebun serta kandang komunal.

“Harapannya ini menjadi ekonomi warga karena yang kita berikan juga bibit yang bagus, pejantan full blood Domba Dorper Australia, tiga bulan bisa dipanen karena beratnya sudah 30 kilo harapannya bisa memutar cash flow warga lebih cepat,” ungkap Mas Bupati Ipin.

BACA JUGA  Pentingnya Peran Serta Masyarakat dalam Menjaga Batas Tanah Miliknya Masing-Masing

“Semoga ini bisa menjadi semangat baru bagi warga untuk bisa memulai kehidupannya pasca bencana,” imbuhnya.

Sementara itu Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa resetlemen tersebut sifatnya sementara. Namun jika suatu saat ada keinginan untuk menjadi hunian tetap dirinya meminta bupati melakukan koordinasi untuk prosesnya baik terkait renovasi maupun kepemilikan lahan.

“Menurut saya daerahnya sangat strategis dekat jalan raya, dekat perkampungan, meskipun huntara saat diresmikan sudah ada masjidnya, ada kandang komunal,” ucapnya.

BACA JUGA  Bupati Nur Arifin Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI Kecamatan Se-Kabupaten Trenggalek

“Saya rasa ini bisa memberikan harapan kepada mereka yang ada di huntara ini bahwa ada opsi mereka untuk melanjutkan kegiatan ekonomi mereka,” sambung Gubernur Khofifah.

Dirinya juga mengingatkan karena wilayah Indonesia khususnya Jawa Timur  ada pada posisi ring of fire, maka kewaspadaan, antisipasi dan mitigasi harus dibangun oleh semua pihak.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini