PVMBG Imbau Waspada Awan Panas
PanselaNews.com, Lumajang – Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, kembali erupsi pada Selasa (15/4/2025) pukul 09:18 WIB, menghasilkan kolom abu setinggi 1.000 meter di atas puncak. Menurut Pos Pengamatan Gunung Semeru, abu berwarna putih hingga kelabu ini teramati tebal, menandakan aktivitas vulkanik signifikan. Belum ada laporan dampak langsung pada warga.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status Semeru pada Level II (Waspada). Masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 8 km dari puncak dan dalam radius 500 meter dari tepi sungai karena risiko awan panas dan lahar hingga 13 km.
PVMBG juga mengingatkan potensi bahaya awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sungai-sungai seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, dan Besuk Kembar. Larangan aktivitas dalam radius 3 km dari kawah ditekankan untuk menghindari lontaran batu pijar yang membahayakan keselamatan warga.
Petugas Pos Pengamatan terus memantau aktivitas vulkanik Semeru dan memberikan informasi terkini. Masyarakat diminta mengikuti arahan resmi PVMBG untuk menghindari hoaks. Aktivitas warga di Lumajang dan Malang dilaporkan normal, namun kewaspadaan tetap ditingkatkan.
Baca juga: Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Diimbau Waspada
Gunung Semeru, gunung berapi tertinggi di Jawa, dikenal aktif dengan ribuan erupsi sepanjang 2024. Erupsi kali ini menegaskan perlunya kesiapsiagaan masyarakat sekitar. PVMBG mengimbau warga mewaspadai potensi bencana sekunder, terutama saat musim hujan tiba.











