Timnas Indonesia Siap Bangkit Hadapi Bahrain di Matchday 8 Grup C
PanselaNews.com, Jakarta – Indonesia bersiap melakoni laga krusial melawan Bahrain pada matchday 8 Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 25 Maret 2025. Setelah kekalahan telak 1-5 dari Australia pada 20 Maret 2025, Skuad Garuda di bawah asuhan Patrick Kluivert langsung move on dan fokus meraih poin penuh di kandang. Laga ini menjadi penutup agenda FIFA Matchday (FMD) Maret 2025, sekaligus penentu langkah Indonesia menuju Piala Dunia 2026.
Pertemuan pertama kedua tim pada Oktober 2024 di Bahrain National Stadium, Riffa, berakhir imbang dengan skor 2-2. Gol-gol dari Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick sempat membawa harapan, meski Bahrain menyamakan kedudukan di injury time. Kini, dengan keuntungan bermain di depan puluhan ribu pendukung di SUGBK, Timnas Indonesia optimistis bisa mengulang performa apik dan bahkan meraih kemenangan. Dukungan suporter diharapkan menjadi energi tambahan bagi Jay Idzes dan kolega.
Kekalahan dari Australia memang menjadi pukulan berat, menurunkan posisi Indonesia ke peringkat keempat klasemen Grup C dengan 6 poin, sama seperti Bahrain. Namun, peluang lolos ke Piala Dunia 2026 masih terbuka lebar jika Tim Garuda mampu menyapu bersih poin di tiga laga tersisa, termasuk melawan Bahrain. Pelatih Patrick Kluivert pun menegaskan pentingnya energi positif dan penyesuaian strategi untuk menghadapi laga ini, demi menjaga asa ke putaran final.
Baca juga: Patrick Kluivert: Timnas Indonesia Berjuang Bak Singa Meski Tumbang dari Australia
Tak ada harapan lain selain hasil positif di laga ini, apalagi momennya berdekatan dengan hari kemenangan Idulfitri. Kemenangan atas Bahrain tidak hanya akan mendongkrak posisi di klasemen, tetapi juga mengobati luka suporter pasca mimpi buruk di Sydney. Dengan tambahan pemain naturalisasi seperti Emil Audero dan Ole Romeny, Timnas Indonesia diharapkan tampil lebih solid dan tajam. Semua mata kini tertuju pada 25 Maret 2025, saat Garuda kembali terbang untuk mewujudkan mimpi besar.
Sumber: @Indos_transfer














