Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 25 Feb 2026 17:09 WIB

Jasa Raharja Paparkan Skema Terintegrasi Pada Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran 2026 Kementerian Perhubungan


					Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin memaparkan skema terintegrasi angkutan lebaran 2026 ke Menhub Dudy. (Panselanews.com/Humas Jasa Raharja) Perbesar

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin memaparkan skema terintegrasi angkutan lebaran 2026 ke Menhub Dudy. (Panselanews.com/Humas Jasa Raharja)

Panselanews.com [JAKARTA] — Jasa Raharja hadiri Rapat Koordinasi Persiapan Oenyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan RI, Selasa, 24 Februari 2026 di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta.

Kehadiran Jasa Raharja dalam forum lintas sektor ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan sebagai BUMN untuk mendukung kesiapan sistem transportasi nasional serta memastikan perlindungan bagi masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.

Rapat koordinasi dipimpin Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi tersebut diikuti kementerian dan lembaga terkait, TNI/Polri, pemerintah daerah, operator transportasi, serta jajaran pimpinan BUMN sektor transportasi dan infrastruktur.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin hadir untuk memastikan kesiapan dukungan perlindungan dasar bagi masyarakat sejalan dengan kebijakan nasional di bidang pelayanan publik.

Menhub Dudy Purwagandhi menekankan pentingnya memastikan kesiapan teknis seluruh moda transportasi sebelum periode Angkutan Lebaran dimulai.

“Saya ingin kita memperhatikan bersama aspek-aspek teknis dari moda transportasi yang akan digunakan. Kita pastikan tidak ada yang terlewat berkaitan dengan persiapan teknis, sehingga seluruh moda transportasi benar-benar berkeselamatan,” ujarnya.

BACA JUGA  Tingkatkan Layanan, Pemprov Jateng Bangun VIP Room Bandara Adi Soemarmo Solo

Ia juga memberi masukan kepada para stakeholder terkait untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk Angkutan Lebaran 2026. Misalnya saja maskapai penerbangan diminta mengantisipasi lonjakan penumpang dengan menyiapkan penerbangan ekstra apabila diperlukan, mengingat tren pemesanan tiket yang sudah cukup ramai.

Selain itu, kepada Pelindo, Dudy mengingatkan agar kemacetan pasca-Lebaran seperti yang terjadi pada Nataru 2025-2026 tidak kembali terulang, khususnya di pengelolaan area penampungan kendaraan.

“Kita ingin pelaksanaan Angkutan Lebaran berjalan tertib sesuai komitmen bersama. Koordinasi dan kepatuhan seluruh pihak menjadi faktor penting agar tidak terjadi gangguan yang berdampak pada kelancaran dan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin dalam
laporannya menyampaikan kesiapan perusahaan dilakukan secara terintegrasi, mulai dari pra-mudik, masa arus mudik, hingga arus balik Idulfitri 2026.

BACA JUGA  Novita Hardini Dorong Pemerintah Perhatikan Kesejahteraan Kader Posyandu

“Kami dari Jasa Raharja tahun ini melakukan kesiapan yang terintegrasi, baik menjelang arus mudik, saat arus mudik, maupun arus balik. Bersama Korlantas Polri dan stakeholder lainnya, kami telah melakukan survei jalur serta pemetaan titik rawan kecelakaan. Petugas Jasa raharja di 63 cabang dan 29 kantor wilayah juga ikut melakukan ramp check bersama Ditlantas di masing-masing Polda, dan kegiatan tersebut masih berlangsung hingga saat ini,” paparnya.

Dalam mendukung pengamanan Lebaran, Jasa Raharja juga akan mengoperasikan 25 pos pelayanan terpadu. Salah satu titik yang dipersiapkan adalah KM 81 yang akan difungsikan sebagai check point untuk pengecekan kesehatan dan layanan pendukung lainnya di luar rest area.

Selain penguatan di lapangan, perusahaan juga mengoptimalkan kolaborasi dengan rumah sakit guna memastikan proses penjaminan korban kecelakaan berjalan cepat dan tepat.

BACA JUGA  Polda Jateng Resmi Gelar Operasi Patuh Candi 2025 Selama 14 Hari, Ingat Pelanggaran Ini Jadi Sasaran Utama

“Tahun ini kami mengoptimalkan proses zero pending claim, sehingga masyarakat yang menjadi korban kecelakaan dapat kami layani dengan sebaik-baiknya dan seefektif mungkin. Ini bagian dari komitmen kami dalam memberikan asuransi kecelakaan secara cepat dan transparan,” tambahnya.

Sebagai bagian dari ekosistem BUMN yang mendukung transformasi layanan di bawah koordinasi Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus memperkuat digitalisasi sistem santunan, integrasi data dengan kepolisian dan rumah sakit, serta peningkatan standar pelayanan publik. Seluruh langkah ini dilakukan untuk memastikan negara hadir dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat.

Melalui partisipasi dalam rakor ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan prima dengan prinsip melayani sepenuh hati, sekaligus mendukung terwujudnya keselamatan berkendara selama Angkutan Lebaran 2026 berlangsung. (*)
Editor: Triantotus

Penulis

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini