Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 9 Mei 2025 07:33 WIB

Kapolri Ingatkan Masyarakat Waspadai Kejahatan Siber Berkedok Mencari Pasangan


					Kapolri Ingatkan Masyarakat Waspadai Kejahatan Siber Berkedok Mencari Pasangan Perbesar

Kapolri saat berbicara dalam Program Mentoring Berbasis Risiko (Promensisko) di Gedung PPATK, Jakarta, Kamis, 8 Mei 2025.

 

PanselaNews.com [JAKARTA]-
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengingatkan masyarakat Indonesia untuk mewaspadai kejahatan siber berupa love scamming atau penipuan berkedok mencari cinta atau pasangan.

“Kejahatan love scamming yang tentunya juga saat ini banyak sekali korbannya karena memang di satu sisi dimulai dari coba-coba, dan akhirnya addict (kecanduan, red.) juga,” Kapolri dalam acara Program Mentoring Berbasis Risiko (Promensisko) di Gedung PPATK, Jakarta, Kamis, 8 Mei 2025.

BACA JUGA  Sidokkes Polres Wonogiri Cek Food Safety di SPPG Eromoko, Pastikan Menu MBG Aman Konsumsi

Kapolri menjelaskan bahwa masyarakat perlu waspada karena selama ini korban kejahatan siber tersebut tidak memandang usia.

Selain itu, Jenderal Pol. Listyo Sigit mengingatkan bahwa kejahatan love scamming hanya terjadi di ruang-ruang khusus.

“Begitu ada kesempatan, tertarik, ya kemudian akan ketagihan. Ini yang terjadi,” jelasnya.

BACA JUGA  Trenggalek Jadi Tuan Rumah Kejurprov E-sport Provinsi Jatim 2024

Jenderal Pol. Listyo Sigit mengungkapkan bahwa korban kejahatan siber tersebut tidak memandang jabatan apa pun.

“Jabatannya apa? Macam-macam. Akan tetapi, saya sementara enggak sebutkan karena privasi,” kata Kapolri.

Sebelumnya, Polri sempat mengungkap kejahatan siber love scamming berjaringan internasional yang beroperasi di Indonesia dengan menyasar korban dari berbagai negara. Pengungkapan tersebut terjadi pada tanggal 19 Januari 2024.

Pada saat ini, Polri mengamankan 19 warga negara Indonesia yang terdiri atas 16 laki-laki dan tiga perempuan.

BACA JUGA  Suami Anggota DPRD Trenggalek Aniaya Guru SMP, Kini Jadi Tersangka

Adapun korban asal Indonesia berjumlah satu orang, sedangkan 367 lainnya berkewarganegaraan asing, seperti Amerika Serikat, Argentina, Brazil, Afrika Selatan, Jerman, Maroko, Turki, Portugal, Hungaria, India, Yordania, Thailand, Austria, Filipina, Kanada, Inggris, Moldova, Rumania, Italia, dan Kolombia. **

Sumber: ANTARA

Penulis

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Weda Hendragiri Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum Pengkab IPSI Wonogiri Periode 2026–2030

17 April 2026 - 17:50 WIB

Aktif dan Adaptif di Era Digital, Bidhumas Polda Jateng Raih Tiga Penghargaan Nasional

17 April 2026 - 14:43 WIB

Batu Tebing Timpa Mobil Fortuner di KM 16 Trenggalek-Ponorogo, Jalur Ditutup

17 April 2026 - 10:30 WIB

Dua Orang Digrebek Polisi, Diduga Produksi Konten Porno di Hotel Tulungagung

16 April 2026 - 19:31 WIB

Kecelakaan Kerja di Giritontro Wonogiri, Satu Warga Meninggal Dunia

16 April 2026 - 16:45 WIB

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Trending di Berita Terkini