Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 25 Jan 2025 15:08 WIB

Longsor Pekalongan: Total 25 Korban Ditemukan Meninggal, Proses Pencarian Masih Berlanjut


					Tim Search and Rescue (SAR) terus berusaha keras mencari korban longsor yang terjadi di Desa Tempuran, Pekalongan/ Foto: ANTARA Perbesar

Tim Search and Rescue (SAR) terus berusaha keras mencari korban longsor yang terjadi di Desa Tempuran, Pekalongan/ Foto: ANTARA

PanselaNews.com [Jakarta] – Tim Search and Rescue (SAR) terus berusaha keras mencari korban longsor yang terjadi di Desa Tempuran, Pekalongan. Hingga saat ini, total 25 korban telah ditemukan meninggal akibat bencana alam tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Semarang, Budiono, menjelaskan bahwa operasi pencarian ini dilakukan dengan mematuhi standar operasional selama tujuh hari penuh. “Dua korban terakhir berhasil dievakuasi pagi ini dari timbunan longsor di sektor 3,” ungkap Budiono saat diwawancarai oleh Pro 3 RRI pada Sabtu, 25 Januari 2025.

BACA JUGA  Sinergi Pemilu Damai, TNI-Polri Gelar Bakti Sosial Hingga Bersih-bersih Pasar Hewan di Purwantoro Wonogiri

Baca juga: Update Longsor di Petungkriyono Pekalongan: Total Meninggal 23 Orang, Pencarian Berlanjut

Proses pencarian yang dilakukan oleh tim SAR tetap berjalan meskipun cuaca sering kali berubah menjadi tidak menentu. “Kami tetap fokus bekerja dari pagi hingga siang hari, saat kondisi dinilai lebih aman,” kata Budiono.

BACA JUGA  Ahmad Luthfi Ungkap Strategi Tekan Harga Pangan Jelang Lebaran 2025 di Jateng

Dirinya juga berharap agar satu korban yang masih hilang dapat segera ditemukan sebelum batas waktu pencarian selesai. Sebagai langkah pencegahan, pihak terkait mengimbau agar warga meningkatkan kewaspadaan. Sosialisasi akan dilakukan lebih lanjut agar risiko bencana dapat diminimalkan di masa mendatang.

BACA JUGA  Bupati Trenggalek Serahkan Sapi Kurban dari Presiden Prabowo untuk Iduladha 1446 H

Lebih lanjut, Budiono mengungkapkan bahwa hingga saat ini, intensitas hujan di wilayah Pekalongan masih tinggi. Meskipun demikian, optimisme tetap hadir di antara tim di lapangan. “Semoga cuaca mendukung, sehingga seluruh korban dapat segera ditemukan,” tutupnya.(*)

Sumber: RRI
Editor: Tri Wahyudi

Penulis

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Jelang Iduladha, Jateng Gencarkan Layanan Kesehatan Hewan Keliling Cegah Penyakit Ternak

15 April 2026 - 20:20 WIB

Guru PAI Garda Terdepan Akhlak: Mursyidi Tegaskan Kemuliaan Profesi Guru Tak Lekang oleh Waktu

15 April 2026 - 18:17 WIB

BPBD Jateng Gercep Tangani Banjir Solo Raya, dari Evakuasi Hingga Kebut Pompanisasi

15 April 2026 - 18:02 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Cek Lokasi Banjir Solo Raya, Pastikan Penanganan Segera

15 April 2026 - 16:51 WIB

Persatuan Jurnalis Wonogiri Gelar Maksi dan Halalbihalal, Solidaritas Wartawan Kian Menguat

15 April 2026 - 12:33 WIB

Trending di Berita Terkini