Bencana Longsor di Kedungdowo, BPBD Imbau Waspada Hujan Deras
Panselanews.com [TRENGGALEK] – Bencana tanah longsor melanda Dusun Kedungdowo, Desa Bendoagung, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, pada Jumat, 13 Juni 2025. Satu rumah warga rusak akibat tertimpa material longsor berupa tanah, bebatuan, dan pohon, sementara tujuh jiwa dari tiga kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke rumah saudara terdekat yang lebih aman.
Kejadian ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Trenggalek sejak Kamis malam, menyebabkan pergerakan tanah di area perbukitan. Sungai kecil di dusun tersebut kini tertutup material longsor, mengakibatkan aliran air mengarah ke permukiman warga. Hingga Sabtu pagi, 14 Juni 2025, proses pembersihan material longsor belum dilakukan karena masih menunggu kondisi tanah benar-benar stabil.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek bersama warga, pemerintah desa, dan pemerintah daerah tengah berkoordinasi untuk penanganan darurat. BPBD juga telah menyalurkan bantuan logistik dan peralatan kepada korban terdampak banjir dan longsor di wilayah ini.
Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Atmono, mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah pegunungan atau dekat tebing, untuk tetap waspada terhadap potensi hujan deras yang diperkirakan masih terjadi beberapa hari ke depan. “Kami meminta warga segera melaporkan tanda-tanda bencana agar dapat ditangani cepat,” ujarnya.
Meski pergerakan tanah telah berhenti, risiko longsor susulan masih mengintai mengingat prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi curah hujan tinggi di Trenggalek hingga pertengahan Juni 2025. Warga diminta menghindari aktivitas di area rawan bencana saat hujan deras berlangsung lama.
Pemerintah desa setempat juga berencana melakukan pendataan kerugian lebih lanjut untuk mempercepat proses bantuan dan pemulihan. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian ini.(*)
Editor: Tri Wahyudi










