Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 6 Jun 2025 13:02 WIB

MAJT Semarang: Gubernur Luthfi Wujudkan Ikon Jateng Mendunia


					Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyerahkan hewan kurban di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, Jumat (6/6/2025), sambil memaparkan visi pengembangan kawasan MAJT sebagai ikon provinsi. (Foto: Zulkarnain) Perbesar

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyerahkan hewan kurban di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, Jumat (6/6/2025), sambil memaparkan visi pengembangan kawasan MAJT sebagai ikon provinsi. (Foto: Zulkarnain)

Pengembangan MAJT Fokus pada Kesejahteraan dan Wisata Religi

Panselanews.com [SEMARANG] – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memperkuat komitmennya untuk menjadikan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) sebagai ikon kebanggaan provinsi yang mendunia. Dalam acara salat Id dan penyerahan hewan kurban di MAJT Semarang, Jumat (6/6/2025), Luthfi menegaskan bahwa MAJT bukan hanya tempat ibadah, melainkan trademark Jawa Tengah yang harus terus dikembangkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

“MAJT adalah simbol kebanggaan umat Islam dan Jawa Tengah. Kami akan kembangkan kawasan ini agar menjadi destinasi religi dan ekonomi yang mendunia,” ujar Ahmad Luthfi.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, selaku pengelola Yayasan MAJT, merencanakan pengembangan kawasan seluas 34 hektare ini dengan fasilitas modern. Selain masjid yang telah berdiri megah, rencana pengembangan mencakup pembangunan pesantren, rumah sakit, pusat bisnis, rumah pemotongan hewan (RPH) berstandar halal, dan agrowisata. Program unggulan “Sembelih Halal” di bawah inisiatif Pesantren Obah akan menjadi bagian integral dari kawasan ini.

“RPH Kang Jalal akan mendukung penyediaan daging halal berkualitas. Kami juga ingin tamu kenegaraan merasakan pengalaman unik MAJT sebagai destinasi religi dan budaya,” tambah Luthfi.

Ketua Pengurus Pengelola MAJT, Noor Ahmad, menyampaikan bahwa kawasan ini telah memiliki Pesantren Tanfidz Al-Qur’an yang bekerja sama dengan Baznas Jateng. Pesantren ini memberikan beasiswa penuh kepada santri untuk menghafal Al-Qur’an sekaligus menempuh pendidikan formal. “Para lulusan akan kembali ke daerah asal sebagai imam yang menguasai tafsir, hadits, dan nilai Islam rahmatan lil alamin,” jelas Noor Ahmad.

Pengembangan pusat bisnis juga berjalan dengan keberadaan pasar tradisional yang ramai di sekitar MAJT. Selain itu, rencana agrowisata akan menambah daya tarik kawasan ini. “Kami menargetkan MAJT sebagai masjid rujukan nasional dan internasional, sekaligus pusat kegiatan ekonomi dan sosial,” ungkap Noor Ahmad.

Dengan pengembangan ini, MAJT diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan ekonomi yang memperkuat identitas Jawa Tengah serta mendukung kesejahteraan umat.(*)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wabup Syah Sambut Baik SheHack Indosat, Kenalkan Tekhnologi Digital Kepada Pelaku UMKM Perempuan di Trenggalek

12 Juni 2026 - 13:38 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Jaga Harga Pangan Tetap Terjangkau

12 Juni 2026 - 07:50 WIB

Civitas Pencak Silat di Trenggalek Sepakat Jaga Suro Aman dan Kondusif

12 Juni 2026 - 07:35 WIB

Tabrakan Maut Dua Sepeda Motor di Wuryantoro Wonogiri, 3 Orang Tewas, 1 Luka Berat

11 Juni 2026 - 21:36 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 35 Polres Bersama TVRI

11 Juni 2026 - 21:17 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif

11 Juni 2026 - 19:33 WIB

Trending di Berita Terkini