Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 15 Jun 2025 19:06 WIB

Mantan Bos Tsinghua Unigroup Divonis Mati, Korupsi Rp3,1 T Jadi Sorotan


					Zhao Weiguo, mantan ketua Tsinghua Unigroup (Foto: @US_ShipOfState)

Perbesar

Zhao Weiguo, mantan ketua Tsinghua Unigroup (Foto: @US_ShipOfState)

Zhao Weiguo Dihukum atas Penggelapan dan Penyalahgunaan Jabatan

Panselanews.com [JILIN] – Zhao Weiguo, mantan ketua Tsinghua Unigroup, dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan dua tahun oleh Pengadilan Menengah Rakyat Jilin, Tiongkok, pada 14 Mei 2025, atas kasus korupsi besar-besaran. Zhao terbukti bersalah melakukan penggelapan aset negara, penyalahgunaan jabatan, dan merugikan perusahaan publik, menyebabkan kerugian negara lebih dari 1,4 miliar yuan (sekitar Rp3,1 triliun).

Bekerja sama dengan Li Luyuan, Zhao memanipulasi harga properti dan proyek fiktif untuk mengalihkan aset negara senilai 470 juta yuan (Rp1 triliun) antara 2018–2021. Ia juga menyerahkan bisnis menguntungkan kepada pihak terkait dan membeli jasa dengan harga di atas pasar, merugikan negara hingga 890 juta yuan (Rp1,9 triliun). Pengadilan mempertimbangkan pengakuan bersalah, penyesalan, dan pengembalian dana oleh Zhao, sehingga hukuman matinya ditangguhkan, dengan kemungkinan diubah menjadi penjara seumur hidup jika tidak melakukan kejahatan selama dua tahun.

Zhao juga didenda 12 juta yuan (Rp27 miliar), dan seluruh aset pribadinya disita. Tsinghua Unigroup, pernah menjadi raksasa semikonduktor Tiongkok, jatuh akibat ekspansi agresif Zhao ke sektor properti dan perjudian online. Perusahaan gagal bayar utang Rp4,3 triliun pada 2020 dan direstrukturisasi pada 2022 di bawah Beijing Zhiguangxin Holding. Kasus ini mencerminkan sorotan ketat Tiongkok terhadap korupsi di industri teknologi, sejalan dengan investigasi serupa terhadap pejabat lain.

Warganet di X ramai membahas vonis ini, dengan sebagian menyebutnya peringatan keras bagi elit bisnis. “Korupsi besar seperti ini harus dihukum tegas,” tulis akun @ChinaBizWatch. Zhao, yang pernah bernilai Rp40 triliun, kini jadi simbol kegagalan ambisi semikonduktor Tiongkok. Pengadilan Jilin menegaskan semua keuntungan ilegal Zhao telah dikembalikan ke entitas terkait.(*)

BACA JUGA  Kapolda Cup 2026 di De Tjolomadoe Hadirkan Sesi Meet & Greet Pro Player dan Influencer E-Sport; Event Spektakuler, Siap Manjakan Pengunjung Secara Gratis

Editor: Tri Wahyudi

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sambut Bulan Kemerdekaan, PJW Resmi Meluncurkan Program HALO PJW untuk Wadah Laporan Warga

30 Juli 2026 - 10:57 WIB

Bocah SD Boyolali Ini Bikin Bangga Jateng, Raih Pengakuan NASA Dapat Laptop dari Ahmad Luthfi

29 Juli 2026 - 20:28 WIB

Tongkat Komando Polres Wonogiri Resmi Berganti, AKBP Haris Munandar Resmi Pimpin Polres Wonogiri

29 Juli 2026 - 18:51 WIB

Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran

29 Juli 2026 - 16:36 WIB

Kombes Pol Yuliyanto Resmi Menjabat Kabid Humas Polda Jateng, Siap Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Pers

29 Juli 2026 - 15:21 WIB

Mencuri di Kamar Kost, Pria Ini Diringkus Warga Sebelum Diserahkan ke Polisi

29 Juli 2026 - 11:00 WIB

Trending di Berita Terkini