Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 10 Okt 2025 18:04 WIB

Mas Syah Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Tentang RAPBD Trenggalek tahun 2026


					Mas Syah Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Tentang RAPBD Trenggalek tahun 2026 Perbesar

Pembangunan Infrastruktur dan pengurangan dana transfer pusat yang cukup besar masih menjadi topik pembahasan utama dalam agenda paripurna DPRD. 

 

PanselaNews.com [TRENGGALEK] – Mewakili Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara sampaikan jawaban eksekutif atas pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD atas Rancangan APBD Trenggalek tahun anggaran 2026, Jum’at, 10 Oktober 2025.

Pembangunan Infrastruktur dan pengurangan dana transfer pusat yang cukup besar masih menjadi topik pembahasan utama dalam agenda paripurna DPRD ini.

BACA JUGA  Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Kilometer 92, Diduga Dipicu Truk Rem Blong

Menjadi pembahasan penting karena pada tahun 2026 nanti dana transfer pusat ke daerah turun cukup signifikan sebesar Rp153 miliar. Namun angka ini terselamatkan oleh Dana Alokasi Khusus non fisik sebesar Rp15 miliar untuk Tunjangan Profesi Guru dan upaya lobi Bupati Trenggalek yang mendapatkan DAK fisik sebesq Rp19 miliar.

Dari angka ini sehingga total kekurangan dana trasfer pusat ke Trenggalek sebesar Rp120 miliar.

BACA JUGA  Arus Balik , Polres Wonogiri Cek Kesehatan Sopir dan Kelayakan Bus

Menyampaikan jawaban Bupati Trenggalek, Mas Syah, usai mengikuti sidang paripurna mengatakan, “Hari ini saya bacakan jawaban bupati atas pandangan umum Fraksi-Fraksi di DPRD Kabupaten Trenggalek. Saya mendengar sekilas hampir semua fraksi-fraksi menyoroti tentang persoalan-persoalan infrastruktur,” katanya.

Jadi bagaimana nota kita yang tertunda, yang seharusnya sudah di gadang-gadang dilakukan di perubahan anggaran tahun ini namun harus tertunda di APBD periode tahun depan.

BACA JUGA  Kecelakaan Maut di Jalan Raya Wonogiri - Ngadirojo, L300 Tabrak Motor, Satu Orang Meninggal

“Untuk penurunan dana transfer kemarin sekitar Rp 150 an miliar. Alhamdulillah Pak Bupati dapat melakukan lobi-lobi ke pusat, akhirnya dapat ditekan di angka Rp. 120 an miliar. Sekitaran itu kalau tidak salah. Ini secara nasional seluruh daerah, kabupaten/ kota dan provinsi mengalami yang sama, karena ini bagian dari kebijakan pemerintah pusat,” terangnya.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini