PanselaNews.com,Trenggalek – Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Dr. Hanif Faisol Nurofiq, memuji tutupan lahan di Kabupaten Trenggalek yang tinggi.
Hadir bersama jajaran, Menteri Lingkungan Hidup menyampaikan sesuai dengan Visual Citra tutupan lahan di Trenggalek mencapai 56%. Ini prosentase yang cukup besar, menandakan komitmen Bupati Trenggalek dan Kabupaten Trenggalek terhadap kelestarian lingkungan sangat tinggi.
“Kita bangga, Trenggalek di sepanjang jalan tadi relatif hijau. Dan berdasarkan citra hampir 56% luas daratan Trenggalek adalah tutupan lahan. Jadi ini upaya jenius pak bupati yang perlu kita dukung semua dari pusat,” kata Menteri Lingkungan Hidup saat menanam Bambu di Trenggalek, Sabtu (21/12).
Kita berharap secara bersama-sama menyelesaikan, meningkatkan kualitas tutupan lahan di Trenggalek. “Dengan itu saya yakin bahwa alam ini akan memberikan jawaban sejujurnya terkait dengan perlakuan kita,” sambung pak menteri.
Lebih lanjut Hanif menambahkan, “Bencana Hidrometeorologi dapat teratasi dengan meningkatkan kapasitas lingkungan kita. Tekhnologi apapun tidak bisa mengelola tata air di dalam tanah kecuali dengan tanaman. Hanya itu yang bisa kita lakukan dan kita terima kasih, atas upaya kita semuanya.
Kabupaten Trenggalek secara umum, merupakan kabupaten yang tutup lahan relatif besar dibandingkan dengan kabupaten yang lain. Hampir 55% atau 56% untuk kawasan tanah Trenggalek itu merupakan tanah tutupan hutan. Atau hampir 65 ribu hektar.
Namun Trenggalek masih memiliki lahan kritis dan sangat kritis hampir 21%, kalau dari hitungan KLHK. Ini tentu Pak Bupati tadi berbicara ke saya, kita akan bersama-sama dengan pak bupati menyelesaikan ini secara bertahap.
Yang di dalam kawasan hutan tentu tugas Pak Menteri Kehutanan. Sedangkan yang di luar kawasan kehutanan itu tugas saya dengan Pak Bupati untuk kemudian menyelesaikan ini.
Pak Bupati juga memiliki garis pantai 8 km lebih yang kemudian di sabuk oleh mangrove. Kita juga akan meningkatkan kapasitas mangrove di Kabupaten Trenggalek.
“Ini kemudian tim akan mengevaluasi segera, sama dengan bersama Ponorogo, kita akan bekerjasama dengan Pak Bupati untuk mengevaluasi kondisi ini dengan mengambil langkah langkah segera terkait dengan pemulihan dan peningkatan kapasitas lingkungan di Kabupaten Trenggalek ini,” tandasnya.
Bupati Trenggalek senang kedatangan Menteri Lingkungan Hidup ke Trenggalek. “Terima kasih telah membantu Kabupaten Trenggalek saat ini,” kata bupati
Bupati meyakini (menaman pohon) yang telah dilakukannya dan Kementrian Lingkungan Hidup maupun semua pihak yang terlibat akan menjadi amal jariah yang tak terputus. “Manfaatnya mungkin tidak sekarang tapi akan dirasakan oleh anak cucu kita mendatang,” tutupnya. (Sar)
Editor: Sarno Kenes











