Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini ยท 30 Mei 2025 18:39 WIB

Novita Hardini Soroti Peran Perempuan di Munas VI APKASI: Kunci Penggerak Ekonomi Nasional


					Novita Hardini, Anggota DPR RI, sedang menyampaikan materi di podium Munas VI APKASI (Foto: Prokopim Trenggalek) Perbesar

Novita Hardini, Anggota DPR RI, sedang menyampaikan materi di podium Munas VI APKASI (Foto: Prokopim Trenggalek)

Libatkan 65 Juta Perempuan, Pembangunan Tak Boleh Satu Sisi

Panselanews.com [MINAHASA UTARA] – Anggota DPR RI Dapil VII Jawa Timur, Novita Hardini, SE., ME., menegaskan urgensi pelibatan perempuan dalam pembangunan nasional. Pernyataan ini disampaikan Novita saat menjadi keynote speaker dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang diselenggarakan di Minahasa Utara, Jumat (30/5/2025).

Menurut Novita, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, pembangunan tidak dapat dilakukan hanya dari satu sisi saja. Terlebih, Indonesia sedang menghadapi tantangan besar yang menguji ketahanan bangsa. Dengan jumlah perempuan mencapai lebih dari 65 juta jiwa di Indonesia, peran mereka dalam roda perekonomian menjadi krusial.

BACA JUGA  Ponorogo Tegas Potong Kabel Optik Ilegal di Jalan Menur

“Alhamdulillah memberi materi tentang bagaimana pentingnya mikro ekonomi. Khususnya penglibatan perempuan. Karena membangun tidak bisa dari satu sisi saja,” ungkap Master of Economic UINSA itu dalam puncak peringatan HUT ke-25 APKASI. Ia menambahkan, “Kita tahu, jumlah perempuan juga lebih dari 65 juta di Indonesia. Jadi kita harus benar-benar melibatkan perempuan dalam roda-roda ekonomi.”

BACA JUGA  Sekda Jateng Dorong BPN Selesaikan Masalah Tanah Tol Semarang-Demak

Novita juga menyoroti potensi besar para Ketua Tim Penggerak PKK di berbagai daerah. Ia berharap, mereka dapat menjadi motor penggerak untuk menumbuhkembangkan wirausaha perempuan baru, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada peningkatan potensi pertumbuhan ekonomi nasional. Novita yakin bahwa target pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan oleh Presiden terpilih, Bapak Prabowo Subianto, harus dimulai dari daerah.

BACA JUGA  Wamen ATR Ossy Sosialisasi Sertipikat Tanah Ulayat di Kota Bukittinggi

“Dan saya berharap, pemerintah pusat benar-benar memperhatikan otonomi daerah dengan baik. Karena tidak ada kemajuan nasional tanpa kesehatan otonomi daerah,” tandas Novita, menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah demi kemajuan bangsa.(*)

Editor: Tri Wahyudi

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bocah SD Boyolali Ini Bikin Bangga Jateng, Raih Pengakuan NASA Dapat Laptop dari Ahmad Luthfi

29 Juli 2026 - 20:28 WIB

Tongkat Komando Polres Wonogiri Resmi Berganti, AKBP Haris Munandar Resmi Pimpin Polres Wonogiri

29 Juli 2026 - 18:51 WIB

Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran

29 Juli 2026 - 16:36 WIB

Kombes Pol Yuliyanto Resmi Menjabat Kabid Humas Polda Jateng, Siap Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Pers

29 Juli 2026 - 15:21 WIB

Mencuri di Kamar Kost, Pria Ini Diringkus Warga Sebelum Diserahkan ke Polisi

29 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

Trending di Berita Terkini