PanselaNews.com,Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menjadi pembicara kunci dalam sesi World Governments Summit 2025 yang digelar secara daring pada Kamis (13/2). Dalam pidatonya, Presiden menegaskan komitmen pemerintahannya untuk mengubah Indonesia menjadi negara modern dan maju dengan memaksimalkan potensi sumber daya manusia serta alam. “Setiap warga negara berhak mendapatkan akses setara ke pendidikan, layanan kesehatan, dan peluang ekonomi,” tegas Prabowo.
Salah satu program unggulan yang dijalankan sejak Januari 2025 adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski terlihat sederhana, Presiden meyakini inisiatif ini sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas generasi muda. “Anak-anak sehat adalah pondasi kemajuan bangsa,” ujarnya.
Di sektor infrastruktur, pemerintah membuka peluang investasi swasta guna mempercepat pembangunan jalan, pelabuhan, dan jaringan logistik nasional. Prabowo menekankan pentingnya menghubungkan seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil, untuk mendorong pemerataan ekonomi.
Tidak ketinggalan, era digitalisasi menjadi fokus utama. Presiden mengumumkan realokasi spektrum Wi-Fi 6 GHz untuk penggunaan publik, yang diharapkan menggandakan kapasitas internet nasional. “Konektivitas digital adalah hak semua rakyat, bukan hanya perkotaan,” imbuhnya.
Di bidang keuangan, pemerintah berhasil menghemat anggaran negara sebesar USD20 miliar (sekitar 10% dari APBN) melalui efisiensi birokrasi dan pengetatan belanja. Prabowo menyatakan penghematan ini akan dialihkan ke program prioritas seperti MBG dan infrastruktur.
Sumber: BPMI Setpres









