Jumat, 6 November 2026
Breaking
Berita Terkini

Rob Sayung Surut, Jalan Semarang-Demak Kini Lancar!

13 Juni 2025 · Tri Wahyudi

Rekayasa Lalu Lintas dan Pompa Air Tunjukkan Hasil

Panselanews..com [DEMAK] – Upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menangani banjir rob di Jalan Nasional Semarang-Demak KM 9, depan pabrik Polytron, Sayung, mulai membuahkan hasil. Pada Jumat (13/6/2025), arus lalu lintas di ruas tersebut terpantau lancar setelah pemasangan water barrier dan pengoperasian Mobile Pump Unit (MPU) untuk menyedot genangan air rob. Langkah ini mengurangi kemacetan yang sebelumnya mengular hingga ke Lampu Merah Genuk, Semarang.

Subadi, warga Desa Sriwulan, mengaku lalu lintas dari Semarang ke Demak kini lebih lancar, meski arah sebaliknya masih sedikit tersendat. “Setelah ada pompa, jauh lebih baik. Harapannya, solusi permanen seperti tanggul laut segera dibangun,” ujarnya. Syaiful Bowo, pengendara truk dari Mranggen, juga merasakan perubahan signifikan. “Kemarin butuh satu jam dari Genuk ke sini, sekarang Alhamdulillah lancar,” katanya.

Sri Wahyuningsih, warga Sriwulan lainnya, menambahkan bahwa rekayasa lalu lintas dengan water barrier mempercepat perjalanan. “Meski harus memutar ke U-Turn di KM 12 untuk ke Semarang, pulangnya lebih singkat. Sebelumnya, satu jam lebih hanya untuk sampai Genuk,” ungkapnya. Ia berharap Pemprov Jateng terus responsif, mengingat kelancaran transportasi vital bagi perekonomian warga.

Pemprov Jateng, melalui Dinas Perhubungan (Dishub), memasang water barrier di U-Turn KM 9 sejak Rabu (11/6/2025) untuk mengendalikan perputaran kendaraan yang memicu kemacetan. Kepala Dishub Jateng, Arief Djatmiko, menjelaskan bahwa penutupan U-Turn ini dialihkan ke putaran resmi 1-2 km dari lokasi. Kementerian PUPR juga mendukung dengan rencana mengganti water barrier dengan concrete barrier yang lebih kokoh dalam tiga hari ke depan, sebagaimana disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen BBPJN Jateng-DIY, Iwan Susanto.

Selain rekayasa lalu lintas, tiga unit pompa—dua dari Dinas Pusdataru Jateng dan satu dari BPBD Jateng—dikerahkan sejak 26 Mei 2025 untuk menyedot air rob. Sub Koordinator Peralatan BPBD Jateng, Kholid Zakaria, melaporkan bahwa genangan di Desa Sayung, Kalisari, dan Purwosari mulai surut. “Jalan yang tadinya tergenang hingga selutut kini kering,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno, menegaskan bahwa penanganan jangka pendek seperti pemasangan parapet di depan Polytron dan pompanisasi akan terus dioptimalkan, sembari menunggu penyelesaian tanggul laut (giant seawall) melalui proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1, yang ditargetkan rampung pada 2027. Pemprov juga memberikan bantuan logistik, trauma healing, dan dukungan pendidikan untuk warga terdampak, menunjukkan pendekatan terpadu dalam mitigasi bencana.

Warga seperti Lailu Naimatu Rizki dari Desa Sidogemah berharap solusi permanen segera terwujud untuk mencegah kerusakan kendaraan akibat rob. “Motor kami berkarat, perjalanan ke Semarang tersendat. Penanganan ini sangat membantu,” katanya.(*)