Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 11 Feb 2026 11:30 WIB

Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas, Tanamkan Disiplin Sejak Dini dan Rangkul Warga Pasar


					Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas, Tanamkan Disiplin Sejak Dini dan Rangkul Warga Pasar Perbesar

Para personel kepolisian hadir tidak hanya sebagai pengawas, tetapi sebagai sahabat bagi para siswa. (Foto:Dok.ist) 

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Selama masa Operasi Keselamatan Candi 2026, Satgas Preemtif dari Ditbinmas Polda Jateng terus berupaya membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan edukatif yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

Berbagai kegiatan digelar oleh petugas yang berfokus pada penanaman disiplin sejak dini bagi pelajar serta penguatan kesadaran bagi warga di sektor publik.

​Giat pertama dilaksanakan di SD Bina Amal, Jalan Kyai Saleh, Kota Semarang pada masa awal operasi dipimpin oleh AKP Agus Dhermawan. Para personel kepolisian hadir tidak hanya sebagai pengawas, tetapi sebagai sahabat bagi para siswa. Mulai dari menjadi inspektur upacara hingga interaksi langsung dengan metode bermain dan simulasi sederhana, petugas mengajak siswa memahami pentingnya penggunaan helm dan menyeberang di tempat yang aman.

BACA JUGA  Peliknya Menguak Mafia Hukum

​“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui interaksi dan tanya jawab yang ceria ini, kami ingin adik-adik siswa SD Bina Amal memiliki kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini agar terhindar dari risiko kecelakaan,” ujar AKP Agus Dhermawan di sela-sela kegiatan.

​Tak berhenti di lingkungan sekolah, pada Selasa, (10/2) Satgas Preemtif kembali melanjutkan kegiatannya dengan menyasar keramaian di Pasar Bulu, Kota Semarang.

Dipimpin oleh Kasubsatgas Binluh AKBP Wawan Purwanto, petugas dengan ramah menyapa para pedagang, tukang parkir, hingga pengunjung pasar untuk membagikan pamflet serta memberikan imbauan kamseltibcarlantas secara langsung.

AKBP Wawan Purwanto berharap rangkaian kegiatan preemtif ini dapat menciptakan pemahaman kolektif di tengah masyarakat bahwa tertib berlalu lintas bukan karena takut pada petugas, melainkan kebutuhan demi keselamatan bersama.

BACA JUGA  Kasus Nipah di Jateng Masih Nol, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Masyarakat Tetap Waspada

“Dengan menyentuh aspek psikologis dan edukasi, diharapkan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan secara signifikan,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari pihak pengelola pasar. Kepala Pasar Bulu, Bapak Suratno, menyatakan apresiasinya atas inisiatif kepolisian yang mau terjun langsung mengedukasi warga pasar.

“Kami sangat mengapresiasi upaya dari Ditbinmas Polda Jateng. Kehadiran petugas yang menyapa pedagang dan tukang parkir secara langsung sangat efektif. Hal ini membantu warga pasar lebih paham aturan tanpa merasa takut, sehingga mereka lebih peduli pada keselamatan saat berangkat maupun pulang dari pasar,” ungkap Bapak Suratno.

​Menanggapi berbagai kegiatan preemtif tersebut, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa edukasi adalah kunci utama dalam keberhasilan operasi ini. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat dimulai dari pemahaman yang benar akan aturan di jalan raya.

BACA JUGA  Asap Putih di Vatikan: Proses Pemilihan Paus Baru Hingga Habemus Papam

​“Kegiatan Binluh di sekolah maupun di pasar tradisional merupakan wujud nyata pendekatan humanis Polri. Kami ingin memastikan pesan keselamatan ini menjangkau seluruh elemen masyarakat, dari anak sekolah hingga masyarakat ekonomi produktif di pasar,” tutur Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan preemtif yang dilakukan secara berkelanjutan akan membentuk karakter masyarakat yang disiplin.

“Harapan kami, masyarakat Jawa Tengah tidak hanya patuh karena sedang ada operasi, tetapi menjadikannya sebagai gaya hidup. Mari kita jaga keselamatan diri dan orang lain, karena ada keluarga yang menanti kepulangan kita dengan selamat di rumah,” pungkasnya.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini