Pembekalan Taruna Nusantara: ASN Harus Melayani Masyarakat dengan Tulus dan Jaga Lingkungan
PanselaNews.com, Semarang – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan pentingnya menjaga integritas bagi generasi muda yang ingin menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini disampaikan saat memberikan pembekalan kepada 307 siswa Taruna Nusantara yang berkunjung ke kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (15/04/2025).

Sekda Jateng Sumarno tekankan integritas dan pelayanan ASN kepada Taruna Nusantara untuk wujudkan Indonesia Emas 2045 serta ajak jaga lingkungan. (Foto: Syahidan)
Sumarno menekankan bahwa tugas utama ASN adalah mengabdi kepada masyarakat, bukan mencari status atau kenaikan derajat sosial. “Jika tidak ingin mengabdi, jangan jadi ASN. Anggapan bahwa menjadi pegawai negeri meningkatkan derajat adalah pandangan keliru,” ujarnya. Ia memperingatkan bahwa pola pikir seperti itu justru membuat ASN cenderung ingin dilayani, bukan melayani masyarakat.
Sekda menambahkan, ASN harus menanamkan mindset pelayanan yang tulus dan ikhlas untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045. Pada tahun tersebut, Indonesia diperkirakan memiliki populasi usia produktif yang lebih besar dibandingkan usia non-produktif. Untuk menyambut bonus demografi ini, Pemprov Jateng telah menyiapkan program pendidikan seperti SMK Boarding, sekolah afirmasi, sekolah rakyat, dan sekolah unggulan darurat. “Program ini bertujuan mencetak sumber daya manusia unggul mulai dari bangku sekolah,” jelas Sumarno.
Selain itu, Sumarno mengingatkan para siswa akan pentingnya menjaga lingkungan untuk menghadapi tantangan seperti banjir dan penumpukan sampah. Ia mengajak generasi muda untuk peduli lingkungan dengan tindakan sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan menanam pohon. “Menanam pohon adalah investasi pahala. Pohon yang ditanam bisa memberi manfaat bagi burung, manusia, hingga lingkungan, seperti sedekah yang terus mengalir,” pesannya.
Baca juga: Kapolda Jawa Tengah Resmikan Masjid Wali Polres Sukoharjo
Sumarno juga menyampaikan bahwa menjaga kebersihan lingkungan memiliki dampak jangka panjang, bahkan hingga akhirat. “Membuang sampah sembarangan menyusahkan orang lain dan bisa menjadi dosa harian. Sebaliknya, menjaga lingkungan adalah cara panen pahala setiap hari,” tutupnya.(*)









