Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 8 Agu 2025 19:48 WIB

Seusai Diprotes Warga, Bupati Pati Batal Naikkan PBB 250 Persen


					Seusai Diprotes Warga, Bupati Pati Batal Naikkan PBB 250 Persen Perbesar

Bupati Pati Sudewo saat konferensi pers pembatalan kenaikan PBB 250 persen di Pendopo Kabupaten Pati, Jumat [8/8/2025].

PanselaNews.com [PATI] –
Penolakan warga atas kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) di Kabupaten Pati, akhirnya membuahkan hasil.

Bupati Pati Sudewo membatalkan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2 sebesar 250 persen tersebut.

BACA JUGA  BI Siapkan Rp180,9 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Idulfitri 2025, Batas Penukaran Dinaikkan!

Dia membeberkan alasan pembatalan kebijakan itu.
“Bagi yang sudah telanjur membayar, maka uang sisanya akan dikembalikan oleh pemerintah yang akan diatur teknisnya oleh BPKAD dan oleh kepala desa,” kata Sudewo saat konferensi di Pendopo Kabupaten Pati, Jumat, 8 Agustus 2025.

Sudewo mengatakan keputusan ini diambil karena perkembangan situasi dan kondisi di lapangan setelah adanya penolakan dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu.

BACA JUGA  Bupati Mas Ipin Launching Trans Trenggalek, Hadirkan Cikar dan Atraktif Tour Bus

“Kami menyampaikan bahwa mencermati perkembangan situasi dari kondisi dan mengakomodir aspirasi yang berkembang, saya memutuskan kebijakan kenaikan PBB-PP sebesar 250 persen saya batalkan,” jelas Sudewo.

“Saya sampaikan berarti pembayaran pajak PBB-PP akan kembali seperti semula, yaitu seperti pada tahun 2024,” lanjutnya.

BACA JUGA  Pasca Pemungutan Suara Pemilu, Polres Wonogiri dan Kodim 0728 Intensifkan Patroli

Sudewo mengatakan pembatalan kenaikan PBB-P2 itu demi menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

“Untuk menciptakan situasi aman dan kondusif dan dalam rangka memperlancar perekonomian Kabupaten Pati,” jelasnya.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Weda Hendragiri Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum Pengkab IPSI Wonogiri Periode 2026–2030

17 April 2026 - 17:50 WIB

Aktif dan Adaptif di Era Digital, Bidhumas Polda Jateng Raih Tiga Penghargaan Nasional

17 April 2026 - 14:43 WIB

Batu Tebing Timpa Mobil Fortuner di KM 16 Trenggalek-Ponorogo, Jalur Ditutup

17 April 2026 - 10:30 WIB

Dua Orang Digrebek Polisi, Diduga Produksi Konten Porno di Hotel Tulungagung

16 April 2026 - 19:31 WIB

Kecelakaan Kerja di Giritontro Wonogiri, Satu Warga Meninggal Dunia

16 April 2026 - 16:45 WIB

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Trending di Berita Terkini