Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 28 Feb 2025 21:41 WIB

Solusi Cerah untuk Karyawan PT Sritex: Gubernur Jateng Ambil Langkah Tegas


					Ahmad Luthfi: usai pertemuan dengan Presiden RI ke-7, Joko Widodo, dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Jumat (28/2). (Foto: Zulkarnain) Perbesar

Ahmad Luthfi: usai pertemuan dengan Presiden RI ke-7, Joko Widodo, dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Jumat (28/2). (Foto: Zulkarnain)

PanselaNews.com, Solo – Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang menimpa ribuan karyawan PT Sritex menjadi perhatian serius pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, segera mengambil langkah proaktif untuk mengatasi masalah ini, memastikan tidak ada karyawan yang menganggur akibat terjadinya PHK tersebut.

Ahmad Luthfi: Upaya yang dilakukan oleh Pemprov Jateng ini menunjukkan komitmen dalam menjaga kesejahteraan masyarakat dan memberikan solusi nyata di tengah tantangan ekonomi. (Foto: Zulkarnain)

Usai pertemuan dengan Presiden RI ke-7, Joko Widodo, dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Jumat (28/2), Ahmad Luthfi menyampaikan rencana pemerintah untuk melakukan vokasi. “Kita akan lakukan vokasi. Jadi artinya kita akan siapkan Badan Latihan Kerja (BLK). Saya sudah koordinasi dengan tingkat kementerian untuk kita lakukan penanganan,” tegasnya.

BACA JUGA  Polres Wonogiri Gelar Apel Jateng Zero Knalpot Brong

Lebih lanjut, Luthfi menjelaskan bahwa karyawan yang terkena PHK tidak akan dibiarkan begitu saja. Mereka akan difasilitasi untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan lain yang membutuhkan tenaga kerja di wilayah Jateng. “Mereka yang terkena PHK akan ditampung di perusahaan lain di Jateng yang mungkin membutuhkan,” ungkap Luthfi.

BACA JUGA  Banjir Ganggu Lebaran di Pasuruan, Ratusan Rumah Terendam di Hari Kedua Idulfitri

Baca juga: Pemerintah Jateng Perkuat Modal 9 BUMD untuk Optimalkan Pendapatan Asli Daerah

Gubernur berharap pelatihan melalui BLK dapat memberikan peluang bagi karyawan yang terdampak untuk kembali berkarya dan mengurangi angka pengangguran di Jateng. “Kita tampung mereka, sehingga Jateng tidak terlalu banyak yang berkaitan dengan pengangguran,” tambahnya dengan nada optimis.

BACA JUGA  Bupati Aceh Selatan Dipecat Usai Nekat Pergi Umroh Saat Wilayahnya Terjadi Bencana

Upaya yang dilakukan oleh Pemprov Jateng ini menunjukkan komitmen dalam menjaga kesejahteraan masyarakat dan memberikan solusi nyata di tengah tantangan ekonomi. Diharapkan, dengan langkah-langkah strategis ini, Jateng bisa terus bergerak maju dan mengurangi dampak negatif dari PHK di industri tekstil.(*)

Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam di Jatisrono, Perkuat Sinergi dan Kewaspadaan Hadapi Potensi Bencana

26 Juli 2026 - 06:45 WIB

Iwapi Jateng Gelar Pameran Produk Unggulan, Ajang Promosi UMKM Perempuan

26 Juli 2026 - 06:11 WIB

Hartanto Boechori: Pak Presiden Jurnalis Bukan “Londo Ireng”

26 Juli 2026 - 05:42 WIB

Trending di Berita Terkini