Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 22 Mei 2025 19:36 WIB

Taj Yasin Dorong Jateng Jadi Lumbung Daging Halal Jelang Idul Adha 1446 H


					Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin membuka Talkshow Teja Ungu dan Pelatihan Kang Jalal di Studio Kalipancur, Semarang, 22 Mei 2025. (Foto: Syahidan)

Perbesar

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin membuka Talkshow Teja Ungu dan Pelatihan Kang Jalal di Studio Kalipancur, Semarang, 22 Mei 2025. (Foto: Syahidan)

Pelatihan Kang Jalal Pastikan Hewan Kurban ASUH di Jawa Tengah

Panselanews.com [SEMARANG] – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen menekankan pentingnya kualitas hewan kurban menjelang Idul Adha 1446 H pada 6 Juni 2025. Dalam acara Talkshow Teja Ungu dan Pelatihan Kang Jalal di Studio Kalipancur Central Park, Semarang, Kamis (22/5/2025), ia meminta pemda memastikan hewan kurban memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

Taj Yasin dorong hewan kurban ASUH jelang Idul Adha 1446 H. Jateng surplus 1,5 juta ekor ternak! (Foto: Syahidan)

“Qurban adalah ibadah, jadi kesehatan hewan dan kehalalan penyembelihan harus terjamin,” ujar Taj Yasin. Jawa Tengah, sebagai lumbung daging nasional, memasok kebutuhan hingga luar Pulau Jawa dengan surplus 1,5 juta ekor ternak untuk 547 ribu kebutuhan kurban 2025, termasuk sapi, kerbau, kambing, dan domba.

Pelatihan Kang Jalal, embrio Juru Sembelih Halal (Juleha), menjadi langkah strategis. Ketua Juleha Jateng, Eri Gunarto, menyebut lulusan pelatihan telah bekerja di rumah pemotongan hewan, bahkan hingga Polandia dan Selandia Baru. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng, Supriyanto, menambahkan, Kang Jalal dilindungi Kepmenaker 147/2022 dan berhak memasang plang juru sembelih halal.

Untuk menjamin kualitas, dinas melakukan pengawasan ketat terhadap lalu lintas ternak dan memastikan hewan bebas penyakit seperti PMK, yang dipastikan tidak menular ke manusia. “Hewan baru harus dipisah dari hewan lama di kandang untuk mencegah penularan,” tegas Supriyanto. Ia juga menyarankan pemeriksaan hati hewan kurban untuk memastikan bebas cacing.

Langkah ini memperkuat posisi Jateng sebagai penyedia daging halal, mendukung ekonomi hijau, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam beribadah.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polda Jateng Gelar Simulasi Unit Negosiator di Kantor Gubernur

24 April 2026 - 18:40 WIB

Dua Motor Tabrakan di Simpang Tiga Pracimantoro Wonogiri, Dua Orang luka Serius

22 April 2026 - 20:23 WIB

TMMD Sengkuyung II 2026 Resmi Dibuka di Tirtomoyo Wonogiri, Percepat Pembangunan Desa

22 April 2026 - 19:46 WIB

Pemprov Jateng Bangun 20 Unit Rumah Apung bagi Warga Terdampak Rob di Demak

22 April 2026 - 19:28 WIB

Baharkam Polri Cek Kesiapan Berbagai Peralatan di Polda Jateng, Wujud Kesiapan Jaga Harkamtibmas

22 April 2026 - 19:14 WIB

Sindikat Ekspor Fiktif Dibongkar Polda Jateng, Ribuan Unit Motor Diselundupkan ke Timor Leste

22 April 2026 - 19:00 WIB

Trending di Berita Terkini