Timnas Indonesia umumkan 29 pemain untuk babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 tanpa kiper utama Emil Audero.
Panselanews.com [JAKARTA] – Timnas Indonesia kembali mempersiapkan diri untuk babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan mengumumkan 29 nama pemain pilihan. Tim pelatih Patrick Kluivert menghadirkan kombinasi pemain lokal dan naturalisasi untuk memperkuat skuad menghadapi tantangan dari tim-tim Asia lainnya.
Dari 29 nama yang dipanggil, tidak ada nama kiper klub Cremonese, Emil Audero Mulyadi, yang menepi karena cedera otot betis yang dialaminya. Kondisi ini membuat pemain kelahiran Mataram itu batal memperkuat skuad Garuda pada jeda internasional bulan ini.
“Untuk semua fans Indonesia, sayangnya saya harus absen karena cedera. Itulah sepak bola, itulah hidup,” tulis Emil Audero dalam unggahan Instagram Story pribadinya, Senin (7/10/2025). Ia menambahkan harapannya agar rekan-rekannya bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia.
Di posisi penjaga gawang, Indonesia mengandalkan empat nama yaitu Nadeo Argawinata, Ernando Ari, Maarten Paes, dan Reza Arya Pratama. Keempat kiper ini diharapkan mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Emil Audero dengan baik.
Lini pertahanan masih diperkuat oleh muka-muka familiar seperti Jay Idzes dan Kevin Diks sebagai andalan utama. Sementara di tengah lapangan, Joey Pelupessy, Nathan Tjoe-A-On, dan Thom Haye dipercaya mengatur irama permainan tim.
Di lini depan, kehadiran Ole Romeny yang sudah pulih dari cedera melengkapi opsi serangan Indonesia. Ditambah dengan Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra, lini depan Garuda terlihat semakin lengkap untuk menghadapi lawan-lawan tangguh di babak ini.
Indonesia akan mengawali perjuangan di putaran keempat dengan menghadapi Arab Saudi pada 8 Oktober 2025, dilanjutkan melawan Irak. Kedua pertandingan ini menjadi ujian krusial bagi peluang Indonesia untuk melangkah lebih jauh dalam kualifikasi menuju Piala Dunia 2026.
Dengan skuad yang telah disiapkan matang, Timnas Indonesia optimis dapat memberikan perlawanan sengit dan meraih hasil positif meski harus bermain tanpa kiper andalan mereka. Dukungan seluruh rakyat Indonesia menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk berjuang maksimal.(*)














