Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 19 Feb 2026 16:41 WIB

Usai Dugaan Keracunan MBG, Nasib SPPG Ngadirojo Wonogiri Menunggu Keputusan BGN


					Usai Dugaan Keracunan MBG, Nasib SPPG Ngadirojo Wonogiri Menunggu Keputusan BGN Perbesar

SPPG Ngadirojo yang dikelola Yayasan Paku Bumi Restu Semesta menjalani pengecekan lintas instansipada Kamis (19/2/2026). (Foto: Dok. Ist) 

 

 

PanselaNews.com [WONOGIRI]– Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngadirojo yang dikelola Yayasan Paku Bumi Restu Semesta menjalani pengecekan lintas instansi pada Kamis (19/2/2026) pukul 09.00–10.30 WIB. Kegiatan berlangsung di lokasi dapur SPPG, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.

Pengecekan dilakukan menyusul penghentian operasional sementara pasca dugaan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan yang terjadi pada 15 Januari 2026. Sebagai tindak lanjut, Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional SPPG mulai 19 Januari 2026 guna dilakukan evaluasi menyeluruh.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri Mubarok, S.K.M., M.M., Kabag Ren Polres Wonogiri AKP Subroto, S.H., M.H., Kasat Intelkam IPTU Sutarto, S.H., Korwil SPPI Wonogiri Pandri Prabowo, unsur Forkopimcam Ngadirojo, serta pengelola dan tim ahli SPPG.

BACA JUGA  Wamen Ossy Tegaskan Target Progresif Penyelesaian Berkas Layanan Pertanahan Selesai Akhir Maret 2026

Korwil SPPI Wonogiri Pandri Prabowo menjelaskan bahwa seluruh persyaratan yang diminta BGN telah dipenuhi. “Ada 15 poin yang menjadi catatan dan seluruhnya sudah kami lengkapi. Saat ini kami masih menunggu surat izin operasional untuk dapat kembali menjalankan pelayanan secara resmi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, apabila SPPG kembali beroperasi, jumlah penerima manfaat kemungkinan akan disesuaikan. Saat ini penerima manfaat mencapai sekitar 3.900 orang. Ke depan, distribusi akan dibagi karena direncanakan adanya tambahan satu SPPG di wilayah Ngadirojo agar cakupan lebih merata dan beban produksi tidak berlebihan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri Mubarok menerangkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dan air. “Hasil uji laboratorium menunjukkan adanya bakteri E. coli dan Salmonella. Temuan ini sudah kami laporkan kepada Bupati dan BGN. Evaluasi menyeluruh perlu dilakukan untuk memastikan sumber kontaminasi tidak terulang,” jelasnya.

BACA JUGA  21 Warga Tertimbun Longsor di Cilacap, Polri Kerahkan 155 Personel, 4 Anjing Pelacak, dan Perkuat Operasi

Menurutnya, setiap laporan terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) langsung ditindaklanjuti melalui investigasi dan penelusuran penyebab. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan, bukan untuk menyalahkan pihak tertentu.

Sementara itu, Kabag Ren Polres Wonogiri AKP Subroto menekankan pentingnya pengelolaan sesuai standar operasional prosedur (SOP), mulai dari proses memasak hingga manajemen penyimpanan bahan pangan seperti ayam dan daging sapi. “Kapasitas produksi harus seimbang dengan kemampuan pengelolaan. Jangan sampai beban terlalu besar sehingga berpotensi menimbulkan kelalaian,” tegasnya.

Usai diskusi, rombongan melaksanakan inspeksi langsung ke dapur SPPG untuk mengecek sarana prasarana, standar kebersihan, kualitas air, serta sistem penyimpanan bahan makanan.

BACA JUGA  Gubernur Ahmad Luthfi Pantau Pelayanan KTP di Desa Lembah Kendal, Apresiasi Capaian Tinggi

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menyampaikan bahwa Polres Wonogiri mendukung penuh langkah evaluatif dan koordinatif lintas instansi guna menjamin keamanan pangan serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Polres Wonogiri berkomitmen mengawal setiap tahapan evaluasi agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan aman, sesuai ketentuan, dan tidak menimbulkan keresahan. Prinsipnya, keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujar AKP Anom.

Selama kegiatan pengecekan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Saat ini, operasional SPPG Ngadirojo masih menunggu terbitnya izin resmi dari BGN sebelum kembali melayani masyarakat.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Weda Hendragiri Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum Pengkab IPSI Wonogiri Periode 2026–2030

17 April 2026 - 17:50 WIB

Aktif dan Adaptif di Era Digital, Bidhumas Polda Jateng Raih Tiga Penghargaan Nasional

17 April 2026 - 14:43 WIB

Batu Tebing Timpa Mobil Fortuner di KM 16 Trenggalek-Ponorogo, Jalur Ditutup

17 April 2026 - 10:30 WIB

Dua Orang Digrebek Polisi, Diduga Produksi Konten Porno di Hotel Tulungagung

16 April 2026 - 19:31 WIB

Kecelakaan Kerja di Giritontro Wonogiri, Satu Warga Meninggal Dunia

16 April 2026 - 16:45 WIB

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Trending di Berita Terkini