Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 30 Jul 2025 13:31 WIB

Wabup Syah Jawab Pertanyaan Fraksi DPRD Trenggalek terkait Ranperda APBD Perubahan 2025


					Wabup Syah Jawab Pertanyaan Fraksi DPRD Trenggalek terkait Ranperda APBD Perubahan 2025 Perbesar

Wakil Bupati Trenggalek, Mohamad Syah Natanegara, dalam sidang Paripurna DPRD Trenggalek, Rabu [30/7]. Foto: Dok. Prokopim

 

PanselaNews.com [TRENGGALEK] – Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara menyampaikan jawaban atas pertanyaan Fraksi-Fraksi DPRD terkait Ranperda APBD Perubahan 2025 dalam sidang paripurna yang digelar, Rabu, 30 Juli 2025.

Beberapa diantaranya jawaban terkait dengan alasan kenapa pemerintah daerah melakukan pinjaman PEN. Kemudian juga terkait dengan penurunan PAD di tahun 2025 ini.

Dalam jawabannya Mas Syah mewakili Bupati Trenggalek yang berhalangan hadir, menyampaikan pinjaman PEN dilakukan untuk menutupi beberapa kegiatan pembangunan yang tertunda akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

BACA JUGA  Kapolres Wonogiri Pimpin Apel Besar PKS dan Launching Jateng Zero Bullying

Tentunya kebijakan ini memukul kemampuan fiskal Kabupaten Trenggalek sehingga disampaikan olehnya perlu upaya-upaya lain yang dilakukan sehingga pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat (perbaikan jalan) bisa dilakukan oleh Kabupaten Trenggalek.

“Jadi hari ini kita memberikan jawaban atas pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD yang disampaikan 2 hari kemarin dan alhamdulillah acara berjalan lancar,” ucap Wabup Syah

BACA JUGA  Kisah Lansia Asal Magetan, Salah Jurusan Saat Perjalanan Pulang, Diantar Polisi Kembali ke Keluarga

Mengingat efisiensi anggaran ini merupakan kebijakan  dari pemerintah pusat, mau tidak mau suka tidak suka mempengaruhi terhadap kemampuan fiskal kita. Kemudian kita berupaya untuk mencari sumber anggaran yang lain akibat dari kebijakan dari efisiensi anggaran ini dengan pinjaman daerah.

“Dan pinjaman daerah ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk menutupi dampak efisiensi tersebut. Kita menganggarkan pinjaman sekitar Rp. 56 miliar dan insya Allah tahun depan uc induk kita tambah lagi Rp. 55 miliar. Peruntukannya yang pasti untuk infrastruktur sebagai bentuk pelayanan dasar kepada masyarakat,” tandasnya.

BACA JUGA  Warga Wonogiri Tolak Pabrik Semen, Minta DPRD Pulihkan Keguyuban

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Trenggalek, M Hadi usai memimpin rapat ini mengatakan, “Tadi tanggapannya secara umum Fraksi-Fraksi sangat memahami dan menerima. Tetapi akan dicermati di rapat-rapat Komisi dan Badan Anggaran,” ucapnya.

Rencananya pembahasan lanjutan Ranperda APBD Perubahan tahun anggaran 2025 akan dilakukan pada Kamis [31/7/2025], sehari setelah paripurna jawaban bupati ini. [*]

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Weda Hendragiri Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum Pengkab IPSI Wonogiri Periode 2026–2030

17 April 2026 - 17:50 WIB

Aktif dan Adaptif di Era Digital, Bidhumas Polda Jateng Raih Tiga Penghargaan Nasional

17 April 2026 - 14:43 WIB

Batu Tebing Timpa Mobil Fortuner di KM 16 Trenggalek-Ponorogo, Jalur Ditutup

17 April 2026 - 10:30 WIB

Dua Orang Digrebek Polisi, Diduga Produksi Konten Porno di Hotel Tulungagung

16 April 2026 - 19:31 WIB

Kecelakaan Kerja di Giritontro Wonogiri, Satu Warga Meninggal Dunia

16 April 2026 - 16:45 WIB

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Trending di Berita Terkini