Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 14 Mei 2025 17:50 WIB

Wagub Jateng Dorong Pesantren Ramah Anak Cegah Kekerasan di ToF 2025


					Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen, mengapresiasi pelaksanaan Training of Fasilitator (ToF) Kesejahteraan Remaja di Pesantren, yang digelar di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jateng pada 14-15 Mei 2025. (Foto: Syahidan)

Perbesar

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen, mengapresiasi pelaksanaan Training of Fasilitator (ToF) Kesejahteraan Remaja di Pesantren, yang digelar di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jateng pada 14-15 Mei 2025. (Foto: Syahidan)

Training Fasilitator di Jateng Tekankan Akhlak dan Moderasi Beragama

Panselanews.com [SEMARANG] – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen, mengapresiasi pelaksanaan Training of Fasilitator (ToF) Kesejahteraan Remaja di Pesantren, yang digelar di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jateng pada 14-15 Mei 2025. Kegiatan ini bertujuan membangun ekosistem pesantren ramah anak untuk mencegah kekerasan, termasuk bullying dan kekerasan seksual, di lingkungan berasrama.

Wagub Jateng dukung ToF pesantren ramah anak di BPSDMD, cegah kekerasan & promosikan moderasi beragama. (Foto: Syahidan)

Taj Yasin menekankan pentingnya mental yang kuat bagi santri, selain fisik yang sehat. “Kekerasan, baik fisik maupun seksual, rentan terjadi di lembaga berasrama, termasuk pesantren. Di Jateng, ada lebih dari 5.000 pesantren dengan 520.000 santri terdaftar di Emis Kemenag,” ujarnya saat menjadi keynote speaker. Ia mendorong pengelola pesantren untuk memperketat seleksi dan pengawasan, termasuk terhadap hubungan sesama jenis.

Program ini juga direncanakan melibatkan lembaga keagamaan lain, seperti gereja dan wihara, yang mengelola sistem asrama. Taj Yasin mengungkapkan, banyak pesantren belum terdaftar di Emis Kemenag, sehingga Pemprov Jateng akan bekerja sama dengan NU dan Kemenag melalui MoU untuk pendampingan dan pencegahan kekerasan. “Pesantren harus jadi tempat menanamkan akhlak mulia,” tegasnya.

Kepala Perwakilan UNICEF Wilayah Jawa, Ignatius Setyawan Cahyo, memuji pesantren Jateng sebagai teladan global dalam moderasi beragama. “Pesantren ramah anak memiliki nilai universal yang bisa diteladani dunia,” katanya. UNICEF mendukung Kemenag mempromosikan pesantren ramah anak, sekaligus memperkuat diplomasi budaya Indonesia di kancah internasional.

Kepala DP3AP2KB Jateng, Emma Rachmawati, menegaskan bahwa ToF ini menunjukkan kesadaran akan isu kekerasan di pesantren dan asrama. “Kami ingin membangun ekosistem untuk mencegah, menangani, dan memulihkan korban kekerasan,” ujarnya. Kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk Kemenag dan UNICEF, diharapkan memperkuat upaya ini di seluruh Jateng.

Salah satu peserta ToF, Haiz dari Pondok Sarang Rembang, mengaku terinspirasi. “Pelatihan ini mengajarkan cara membentuk pesantren ramah anak. Harapannya, program ini meluas ke lebih banyak pesantren,” katanya. Acara dihadiri perwakilan Kemenag, NU, UNICEF, dan organisasi perlindungan anak, menegaskan komitmen bersama untuk lingkungan pendidikan yang aman.(*)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini