Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 3 Des 2025 08:28 WIB

Wagub Taj Yasin Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur untuk Dukung Ketahanan Pangan


					Wagub Taj Yasin Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur untuk Dukung Ketahanan Pangan Perbesar

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mendorong adanya pendataan lahan-lahan tidur di wilayahnya, agar bisa dimanfaatkan untuk lahan pertanian produktif. Hal itu sebagai upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan, mengingat Jawa Tengah sebagai penumpu pangan nasional.

“Di Jawa Tengah masih ada lahan-lahan sawah, yang sudah beberapa tahun tidak bisa dikembangkan atau tidak bisa digarap,” kata Taj Yasin, saat menghadiri Indonesia Punya Kamu, di Kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Selasa, 02 Desember 2025.

BACA JUGA  Jelang Mayday, Gubernur Ahmad Luthfi Hadirkan Tiga Program Berpihak untuk Buruh di Jateng

Karenanya, menurut tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini, perlu dilakukan normalisasi kembali lahan-lahan tidur tersebut.

Untuk mewujudkan Jateng sebagai lumbung pangan nasional, Pemprov Jateng telah menganggarkan perbaikan dan perbaikan irigasi. Sehingga, pengairan untuk lahan pertanian bisa optimal.

BACA JUGA  Tangis Orang Tua Pecah Saat Jemput Anak Mereka Terlibat Aksi Anarkis di Polda Jateng 

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin juga mendorong anak-anak muda agar mau menjadi petani, supaya ketahanan pangan di provinsi ini terjaga.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono mengatakan, di Indonesia masih ada sekitar 6 juta hektare lahan rawa. Lahan-lahan tersebut bisa dikembangkan untuk lahan pertanian, melalui program cetak sawah di lahan rawa.

BACA JUGA  Mudik Gratis 2025: TelkomGroup Siapkan 35 Bus dan 3 Kapal Laut

“Namun cetak sawah (juga) perlu waktu. Karena di rawa, airnya bersifat asam. Jadi harus dinetralisir dulu,” ujujarnya.

Sumber: humas Pemprov Jateng

Penulis

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini