Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 26 Okt 2025 21:56 WIB

Wagub Taj Yasin Kerahkan Pompa 6.000 Lps untuk Tangani Banjir


					Wagub Taj Yasin Kerahkan Pompa 6.000 Lps untuk Tangani Banjir Perbesar

Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen. (Foto: Istimewa) 

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) menegaskan, untuk menangani banjir yang melanda Kota Semarang dan Demak beberapa hari terakhir, pihak Provinsi Jawa Tengah telah bekerja sama berbagai pihak terkait menerjunkan tim untuk mengerahkan pompa penyedot air dan bantuan logistik ke masyarakat terdampak.

Hasilnya, genangan air di jalan pantura maupun di lingkungan penduduk mulai surut. Pemprov juga sudah membuat dapur umum dan mendistribusikan makanan kepada masyarakat terdampak dan sopir yang terjebak banjir di jalan.

“Hari ini kami juga masih melakukan penanganan banjir di Semarang dan sekitarnya. Kami terus lakukan percepatan dan koordinasi melalui dinas, juga dengan Kabupaten Demak, kota Semarang dan Pusat,” kata Wagub Taj Yasin, Minggu, 26 Oktober 2026.

Meski begitu, Wagub mengakui hasilnya masih berproses karena ada beberapa unit pompa di Sungai Kaligawe, Sringin, Kali Tenggang yang masih dalam perbaikan, sehingga hasilnya belum bisa masif. Namun pemprov sudah mengerahkan 8 unit pompa. Di sungai Kaligawe pemprov mengerahkan pompa portabel mobile 250-2000 lps (liter per second/detik).

Selain itu juga memperbaiki rumah pompa di Kali Tenggang. Jika sudah berfungsi, kata Taj Yasin, bakal ada rumah pompa berkapsitas 6.000 lps (6.000 liter per detik), sehingga mampu membuang genangan banjir lebih cepat.

BACA JUGA  Pastikan Perayaan Natal Aman dan Nyaman, Kapolres Wonogiri Cek Sejumlah Gereja 

“Minta maaf kepada masyarakat Demak, Genuk Kota Semarang, dan pengendara jalanan (yang terdampak banjir). Kami sudah lakukan percepatan-percepatan, tapi memang belum masif. Tapi insyaa Alloh akan ada rumah pompa di Kali Tenggang berkapasitas 6000 lps yang mampu membuang genangan air lebih cepat,” imbuhnya.

Taj Yasin menyampaikan, untuk bajir yang melanda RS Sultan Agung dan Universitas Sultan Agung, pihaknya sudah mengajak untuk mencari solusi. Dari data yang masuk, untuk kawasan industri Terboyo cukup aman. Hanya perlu evakuasi pegawai saat bekerja.

“Dapur umum di kelurahan sudah (kami) disediakan, juga alat berat (untuk mengeruk sungai). Kami pantau bersama BBWS, kami pantau pompa di Sungai Tenggang dan Sringin agar dioptimalkan,” ucapnya.

Pihaknya juga sudah melakukan pemantauan kepada BMKG. Dilaporkan pada Oktober ini curah hujan memang sangat cepat (tinggi). Untuk modifikasi cuaca, menurutnya, juga tidak bisa mengurai semua wilayah.

Solusi lain atasi banjir dan rob, menurut Wagub, adalah percepatan tanggul laut (baik giant sea wall maupun hybrid sea waal). Dari koordinasi dengan Kementerian PU, tanggul laut pesisir utara Semarang dan Demak akan berfungsi bulan Desember.

BACA JUGA  Sat Brimob Polda Jateng Panen Raya di Sragen, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

“Solusi berikutnya, seperti masukan para ahli, adalah budaya buang sampah masyarakat dan perbaikan drainase. Alhamdulilah pembuangan sampah di kota Semarang sudah mulai baik. Di kawasan atas (Semarang atas) juga perlu penanganan, utamanya penanaman pohon. Memang kita tidak bisa meminta petani tidak menanam singkong,” jelasnya.

Akibat banjir yang terjadi, tambah Gus Yasin, ada 25 ribu KK atau 46 ribu jiwa yang terdampak di Kaligawe Semarang dan Kabupaten Demak. Meski wilayahnya tergenang, mereka belum mau dievakuasi oleh petugas.

“Belum ada yang mau dievakuasi atau mengungsi, mereka pilih bertahan. Tapi Dinsos sudah menyiapkan opsi, penyiapan dapur umum, dan antisipasi ketika ada kepadatan lalu lintas yang menyebabkan kemacetan (kami minta bantuan polisi lalu lintas), kami juga bantu makanan untuk para sopir (yang terjebak banjir),” tambah Gus Yasin.

Dari pantauan langsung pada Sabtu malam, 25 Oktober 2025, genangan air di jalan Kali Gawe (depan RS Unissula) hingga Sayung (depan Polytron) sudah mulai surut. Air di jalan pantura depan Polytron tinggal setengah ban mobil. Mobil kecil dan sepeda motor sudah berani lewat, baik dari Semarang arah Demak maupun sebaliknya. Namun untuk Jalan Kaligawe belum direkomendasikan untuk mobil kecil karena masih banyak lubang dengan air yang dalam.

BACA JUGA  Program Kecamatan Berdaya Jateng: Naik Kelas demi Ketahanan Ekonomi

Sebelumnya, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan, seluruh dinas dan stakeholder terkait telah diturunkan untuk menangani banjir di Kota Semarang dan Kabupaten Demak sejak hari pertama.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan, langkah cepat sudah dilakukan tim gabungan BPBD Jateng, BPBD Kota Semarang dan Kabupaten Demak, serta relawan, TNI, Polri, dan masyarakat di lapangan. Dapur umum sudah disiapkan, bantuan logistik juga  sudah distribusikan.

Kepala Pusdataru Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menjelaskan, total ada 8 pompa yang dikerahkan sampai Jumat, 24 Oktober 2025. Delapan pompa tersebut diperkirakan dapat menyedot air hingga 1.900 liter per second dan aktif selama 24 jam. Satu pompa di sekitar Kali Tenggang, dua pompa di Terboyo dan tiga pompa di Kali Sringin. (*)

Editir: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Wonogiri Gelar Cek Kesehatan dan Screening TB Paru bagi Bhabinkamtibmas

3 Juni 2026 - 18:15 WIB

Kementerian Komdigi Latih Ratusan Pelaku UMKM di Wonogiri Berinovasi Dengan AI, Jadi Lokasi Pertama di Indonesia

3 Juni 2026 - 16:20 WIB

Operasi Patuh Candi 2026 Segera Digelar, Polda Jateng Fokus Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Pengguna Jalan

3 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polda Jateng Gandeng FBI Ungkap Penipuan Crypto Lintas Negara Beromzet Rp 41 Miliar, Korbannya Warga Amerika Serikat

2 Juni 2026 - 20:10 WIB

Dukung Pencegahan TBC, Polres Wonogiri dan Dinkes Gelar Pemeriksaan Kesehatan Bhabinkamtibmas

2 Juni 2026 - 19:51 WIB

Pertahankan Status Lumbung Pangan Nasional, Jateng Petakan Wilayah Rawan Kekeringan

2 Juni 2026 - 18:07 WIB

Trending di Berita Terkini