Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 22 Feb 2025 22:07 WIB

Wali Kota Madiun Sebut Retret Untuk Sinkronkan Kebijakan Pusat dan Daerah


					Wali Kota Madiun Sebut Retret Untuk Sinkronkan Kebijakan Pusat dan Daerah Perbesar

PanselaNews.com,Madiun –Wali Kota Madiun Maidi menyebutkan bahwa retret atau pembekalan kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Rindam VI/Diponegoro Magelang yang digelar pada 21 hingga 28 Februari 2025 untuk menyinkronkan kebijakan pemerintah pusat dengan daerah.

“Retret ini, selain untuk mempererat silaturahmi, juga bertujuan untuk menyinkronkan kebijakan pusat dan daerah,” ujar Maidi dalam keterangannya di Madiun, Sabtu (22/2/2025).

Menurutnya, kegiatan retreat tersebut adalah acara yang sangat penting bagi kepala daerah. Bahkan, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya acara retret yang akan berfokus pada kesepahaman antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun program kerja bersama untuk negara dan rakyat.

BACA JUGA  Tol Fungsional Solo-Jogja Dibuka Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran, Kecepatan Dibatasi 40-50 Km/Jam

Wali Kota Maidi mengaku sangat siap menjalani retret selama delapan hari itu. Bahkan, dirinya telah mempersiapkan diri sejak sebelum pelantikan.Yakni, dengan menjaga kebugaran tubuh.

“Siap.Yang penting sehat. Olahraga jalan kaki 10.000 langkah setiap hari,” kata dia.

Ia juga berkomitmen untuk mendukung suksesnya program Presiden Prabowo Subianto dengan menyelaraskan program Pemkot Madiun dengan pusat.

BACA JUGA  Sambut Ramadan dengan Meriah: Tradisi Munggahan Membawa Berkah dan Kebersamaan

“Apa yang dipesankan Presiden sudah berjalan di Kota Madiun. Kami tinggal melanjutkan dan meningkatkan program yang telah berjalan,” katanya.

Sebelumnya Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan para kepala daerah wajib mengikuti retret karena tidak semua kepala daerah memahami prinsip pemerintahan yang bersih dan profesional.

Ia mengatakan bahwa KPK, Kapolri, Jaksa Agung, BPK, hingga BPKP akan ikut memberikan pembekalan untuk memastikan para kepala daerah yang baru dilantik ini paham soal prinsip pemerintahan bersih dan profesional.

BACA JUGA  Polda Jateng Bongkar Kasus Penipuan Penerimaan Taruna Akpol, Libatkan Oknum Polisi, Korban Rugi Rp2,65 Milyar

Selain itu, sesuai informasi, Kementerian Keuangan juga akan memberikan pemahaman terkait efisiensi anggaran, serta peran pemerintah daerah dalam mendukung efisiensi.

Materi lain yang disampaikan dalam retret kepala daerah di antaranya tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kepala daerah, program Astacita; serta pembekalan penting lainnya. (*)

Sumber:  ANTARA
Editor : Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini