Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 14 Apr 2025 17:58 WIB

Warga Wonogiri Tolak Pabrik Semen, Minta DPRD Pulihkan Keguyuban


					Suryo Permen koordinator penyampai Aspirasi Tali Jiwo menyampaikan paparan di Rapat Dengar Pendapat DPRD Wonogiri 14 April 2025 (Foto: Laskar Tali Jiwo) Perbesar

Suryo Permen koordinator penyampai Aspirasi Tali Jiwo menyampaikan paparan di Rapat Dengar Pendapat DPRD Wonogiri 14 April 2025 (Foto: Laskar Tali Jiwo)

Dampak Sosial Pro-Kontra di Watangrejo

PanselaNews.com, Wonogiri – Ratusan warga Pracimantoro, Wonogiri, mendatangi Gedung DPRD pada Senin (14/4/2025), menolak pendirian pabrik semen di Desa Watangrejo. Perwakilan warga, Suprihatin, menangis saat menyampaikan dampak sosial yang memecah keguyuban desa. Ia meminta DPRD membatalkan proyek tersebut demi menjaga pertanian dan ketentraman warga.

Salah satu warga Watangrejo menyampaikan aspirasi di Rapat Dengar Pendapat Paguyuban Tali Jiwa dengan DPRD Wonogiri 14 April 2025 (Foto: Laskar Tali Jiwo)

Suprihatin, petani dari Dusun Pelem, mengaku hak warga dirampas paksa. “Saya menolak pabrik semen. Watangrejo tak pernah kekurangan,” ujarnya terisak. Ia menyebut 90 persen warga menolak, namun banyak yang takut bersuara. Warga khawatir polusi debu merusak lahan dan kehidupan mereka.

BACA JUGA  Polda Jateng Hadirkan Layanan Unggulan Valet Ride dan Chatbot Si Polan dalam Ops Ketupat Candi 2026

Setia Dewi Saputri, warga lainnya, menyoroti perpecahan akibat pro-kontra pabrik. “Belum berdiri, warga sudah bertengkar, saudara tak saling sapa,” katanya. Ia menegaskan generasi muda menolak proyek ini, melihat dampak negatif seperti polusi yang lebih dominan berdasarkan informasi di media sosial.

BACA JUGA  Pemkab Ponorogo beri Pelatihan Ratusan Pemuda untuk Promosikan Wisata Tiap Desa

Dewi juga menyatakan lahannya di ring satu pabrik tak akan dijual. Ia khawatir debu semen menghancurkan hasil panen. “Jika lahan tak bisa diolah, bagaimana kami hidup?” tanyanya. Warga meminta DPRD turun langsung ke lapangan untuk memahami keresahan mereka dan menggagalkan rencana pabrik.

BACA JUGA  Polri Susun Taktik dan Strategi Amankan KTT AIS Forum di Bali

Baca juga: Kelompok Laskar Talijiwo Gelar Aksi Protes Spontan, Tuntut Revisi Peraturan Bupati Wonogiri

Ketua DPRD Wonogiri, Sriyono, berjanji menjadikan aspirasi warga sebagai bahan rapat. Warga berharap keputusan DPRD mengembalikan kedamaian di Watangrejo. Penolakan ini mencerminkan semangat warga mempertahankan lingkungan dan kebersamaan, di tengah ancaman industrialisasi yang memecah belah.

Artikel ini telah dibaca 278 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Jelang Iduladha, Jateng Gencarkan Layanan Kesehatan Hewan Keliling Cegah Penyakit Ternak

15 April 2026 - 20:20 WIB

Guru PAI Garda Terdepan Akhlak: Mursyidi Tegaskan Kemuliaan Profesi Guru Tak Lekang oleh Waktu

15 April 2026 - 18:17 WIB

BPBD Jateng Gercep Tangani Banjir Solo Raya, dari Evakuasi Hingga Kebut Pompanisasi

15 April 2026 - 18:02 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Cek Lokasi Banjir Solo Raya, Pastikan Penanganan Segera

15 April 2026 - 16:51 WIB

Persatuan Jurnalis Wonogiri Gelar Maksi dan Halalbihalal, Solidaritas Wartawan Kian Menguat

15 April 2026 - 12:33 WIB

Trending di Berita Terkini