PanselaNews.com [TRENGGALEK] – Tim gabungan berhasil menyingkirkan material batu besar yang selama tiga hari terakhir menutup jalan nasional Trenggalek–Ponorogo di KM 16, Kamis, 5 Maret 2026.
Meski material utama telah dipindahkan, petugas tetap mengingatkan adanya potensi longsor susulan. Kondisi bebatuan di bagian atas tebing masih terpantau rawan runtuh, terutama jika terjadi hujan.
Selain melakukan pembersihan material longsor, tim gabungan juga melaksanakan pengukuran mikrotremor untuk mengetahui karakteristik dinamik tanah.
Pengukuran ini bertujuan memetakan risiko seismik serta menganalisis struktur geologi permukaan di sekitar lokasi longsor.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Trenggalek Stefanus Triadi Atmono, menyampaikan untuk sementara waktu, jalur masih ditutup demi menjaga keselamatan pengguna jalan dan mendukung proses penanganan lanjutan.
“Kami mohon maaf atas terganggunya rute perjalanan Anda. Tim di lapangan terus berupaya agar jalur ini dapat segera kembali dibuka dengan aman,” ujarnya.
Editor: Sarno Kenes










