Hujan Deras Picu Tanah Gerak, Warga Dievakuasi untuk Antisipasi Longsor
Panselanews.com [TRENGGALEK] – Bencana alam tanah gerak melanda Dusun Parang, Desa Bangun, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, pada Selasa, 20 Mei 2025, pukul 10.00 WIB. Peristiwa ini dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Senin, 19 Mei 2025, pukul 09.30 WIB. Akibatnya, satu rumah milik Bapak Purnianto (40 tahun) di RT 17 RW 06 mengalami kerusakan berupa retakan pada lantai dan cor-coran pondasi.

Bencana tanah gerak di Desa Bangun, Trenggalek, rusak 1 rumah akibat hujan deras. Warga dievakuasi untuk antisipasi longsor. (Foto: bpbd_trenggalek)
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, Drs. Stefanus Triadi Atmono, M.Si, menyatakan, “Bencana tanah gerak ini terjadi akibat curah hujan tinggi yang melemahkan struktur tanah di wilayah tersebut. Kami langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengevakuasi warga guna mencegah risiko longsor susulan.”
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil dialami satu kepala keluarga (KK) yang rumahnya rusak. Tim Reaksi Cepat (TRC) Multisektor, TNI, Polri, Tagana, dan perangkat Desa Bangun segera bertindak cepat dengan mengevakuasi keluarga Bapak Purnianto ke rumah Bapak Damuri, Ketua RT 17 Dusun Parang, untuk mengantisipasi potensi longsor yang lebih besar.
Upaya penanganan bencana terus dilakukan, termasuk pemantauan kondisi tanah dan koordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana serupa, mengingat prediksi cuaca yang masih menunjukkan potensi hujan deras di wilayah Trenggalek.(*)
Editor: Tri Wahyudi











