Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 27 Mar 2024 08:16 WIB

Bupati Trenggalek Sambut Baik Investasi Sapi Perah di Desa Boto Putih


					Bupati Trenggalek Sambut Baik Investasi Sapi Perah di Desa Boto Putih Perbesar

Panselanews.com,Trenggalek-Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyambut baik masuknya investasi peternakan Sapi Perah di Desa Boto Putih, Kecamatan Bendungan. Meninjau langsung usai menjalankan kegiatan Safari Ramadhan dan Safari Layanan, Bupati Trenggalek melihat potensi yang sangat luar biasa dari peternakan Sapi Perah ini,  Selasa (26/3/2024).

Selain daerahnya yang dikenal dingin, cocok utuk peternakan Sapi perah, komoditas yang dikembangkan juga merupakan komoditas unggulan Trenggalek. Keberadaan peternakan ini diharapkan kepala daerah muda itu bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Salah satunya dalam penyediaan pakan.

“Saya tentu mendukung apabila investasi Sapi Perahnya. Dalam tanda kutip pemberdayaan masyarakat dan hilirisasi dari produk produk unggulan Kabupaten Trenggalek. Salah satunya Sapi Perah, karena klimatologi di Desa Boto Putih ini cukup dingin, sangat cocok untuk Sapi Perah,” ucap salah satu Wakil Ketua APKASI itu.

BACA JUGA  Polres Wonogiri Gelar Operasi Keselamatan Candi 2025, 11 Pelanggaran Jadi Sasaran

Jadi nanti ketika masuk usia laktasi, sambungnya menambahkan “tentu produksi susunya bisa banyak. Masyarakat nanti di kanan kiri mungkin bisa ikut merasakan dampak ekonominya karena bisa ikut mensuplai rumput. Kemudian juga jagung yang masih muda,” imbuhnya.

Tapi pesan saya jangan lakukan pembalakan hutan. Rumput atau jagung itu bisa ditanam di sela sela pohon tegakan. Dengan begitu hutannya bisa tetap terjaga.

BACA JUGA  Arus Balik , Polres Wonogiri Cek Kesehatan Sopir dan Kelayakan Bus

Dan ini rasanya kebutuhannya bisa banyak, karena kapasitas kandangnya kurang lebih sekitar 200 an sapi. Terus saya sukanya investasinya juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Semua limbah sudah diatur pengolahan, jadi Metana-nya tidak sampai terlepas di udara sehingga tidak memperparah krisis lingkungan. Dan produknya bisa jadi pupuk padat dan juga pupuk cair yang bisa digunakan lagi untuk menyuburkan tanaman pakan.

“Baguslah multi player efeknya, semoga bisa membawa keberkahan bagi masyarakat di Desa Boto Putih,” tutup Mas Ipin, Selasa (26/3/2024).

BACA JUGA  Melalui Ngopi Bareng, Kapolres Wonogiri Perkuat Sinergitas dengan Awak Media Demi Wonogiri Kondusif

Misni, mantan Kepala Desa Boto Putih, Kecamatan Bendungan menambahkan investasi peternakan Sapi Perah ini mulai masuk ke desanya sekitar tahun 2019 lalu. Namun sempat terhenti dikarenakan Pandemi Covid 19. Kemudian dilanjutkan lagi di tahun 2023 kemarin.

Tokoh masyarakat ini senang karena keberadaan peternakan tersebut bisa berdampak kepada masyarakatnya. “Tentunya senang karena dimanfaatkan oleh PT. Pengembang untuk peternakan sapi perah yang tentunya berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar,” tandas pria yang terpilih menjadi anggota DPRD Trenggalek periode 2024-2029 itu. (Sar)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Weda Hendragiri Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum Pengkab IPSI Wonogiri Periode 2026–2030

17 April 2026 - 17:50 WIB

Aktif dan Adaptif di Era Digital, Bidhumas Polda Jateng Raih Tiga Penghargaan Nasional

17 April 2026 - 14:43 WIB

Batu Tebing Timpa Mobil Fortuner di KM 16 Trenggalek-Ponorogo, Jalur Ditutup

17 April 2026 - 10:30 WIB

Dua Orang Digrebek Polisi, Diduga Produksi Konten Porno di Hotel Tulungagung

16 April 2026 - 19:31 WIB

Kecelakaan Kerja di Giritontro Wonogiri, Satu Warga Meninggal Dunia

16 April 2026 - 16:45 WIB

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Trending di Berita Terkini