Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 10 Mei 2025 00:10 WIB

Bus AKDP Riwayatmu Kini, Kru Bus Kerap Pulang Tak Bawa Uang


					Bus AKDP Riwayatmu Kini, Kru Bus Kerap Pulang Tak Bawa Uang Perbesar

Sebuah bus AKDP Solo- Purwantoro membawa sedikit penumpang. Foto diambil Selasa, 6 Mei 2025. [PanselaNews.com]

PanselaNews.com [WONOGIRI] – Pada era 1980 hingga 2000-an angkutan umum bus menjadi moda transportasi primadona bagi masyarakat. Bus-bus berseliweran di jalan raya Wonogiri bersaing ketat dengan angkutan Minibus.

Beberapa perusahaan otobus (PO) Antar Kota Dalam Provinsi [AKDP] yang terkenal di Wonogiri pada era 2000-an adalah PO Purwo Widodo, PO Putera Mulya, PO Tunggal Dara, PO Timbul Jaya, PO Ismo, PO Bunga Indah, dan PO Giri Indah menjadi pemain penting moda tranportasi di Wonogiri.

kini kejayaan bus antar kota khususnya dengan trayek AKDP telah redup. Bisnis atau usaha jasa angkutan umum, khususnya bus besar maupun kecil [Minibus] semakin memprihatinkan.

BACA JUGA  One Way Arus Balik Resmi Dimulai, Pengemudi Diminta Jaga Toleransi di Jalan

Layanan angkutan penumpang yang sangat berjaya pada masanya, kini mengalami penurunan eksistensi yang drastis.

Banyak faktor yang memengaruhi surutnya usaha tersebut, antara lain mudahnya masyarakat memiliki kendaraan pribadi baik sepeda motor dan mobil melalui skema kredit.

Kemajuan teknologi seringkali berdampak kurang menguntungkan satu pihak. Bisnis bus dan angkutan umum pun terdesak oleh Ojek Online (Ojol), Grab dan jasa transportasi berbasis aplikasi

Serombongan penumpang bus yang tiap hari setia menunggu bus-bus kesayangan mereka, kini telah berkurang, menaiki sepeda motor sendiri jadi alternatif yang lebih bebas dan bisa berpacu dengan waktu.

Badai semakin mendera ketika awal tahun 2020 dunia dihantam pandemi Covid-19. Berbagai pembatasan diberlakukan Pemerintah. Larangan bepergian diterapkan sangat ketat oleh aparat berwenang. Para pemilik armada termasuk bus angkutan umum pun tak bisa berbuat banyak, selain mengikuti aturan.

BACA JUGA  Libur Lebaran 2024, Polres Wonogiri Intensifkan Pengamanan di Obyek Wisata

Kegiatan bepergian sangat jarang, jalanan benar-benar sepi penumpang. Badai corona dua tahun itulah klimaks dari redupnya bus angkutan umum yang sebelumnya pun terus meredup.

Namun ternyata masih ada armada bus yang hingga kini bisa survive. Penumpang memang sangat sepi. Yang tersisa, tinggal para pedagang yang berbelanja serta berjualan di pasar-pasar tradisional serta sebagian pelajar dan pekerja formal.

Kondisi ini mengakibatkan, pendapatan kru bus AKDP turun drastis. Bahkan, mereka kerap pulang tidak membawa uang.

“Sekarang kondisi jasa transportasi lesu. Penumpang sepi, cari 10 orang penumpang saja susah. Ya, kami tidak ada pemasukan,” kata seorang kenek bus jurusan Solo- Purwantoro, yang enggan ditulis namanya di Shelter Wonogiri pada Rabu, 6 Mei 2025 lalu.

BACA JUGA  Hujan Lebat Satu Jam, Mapolsek Panggul, Trenggalek Sempat Terendam Banjir

Dia menuturkan, kondisi saat ini dalam perjalanan Solo- Purwantoro pulang pergi untuk biaya operasional saja terkadang tidak mencukupi.

Dia mengaku tidak bisa berbuat banyak dan hanya bisa pasrah dalam menghadapi kondisi saat ini yang semakin terpuruk. Sebab, dirinya harus tetap bekerja lantaran demi melayani masyarakat yang masih membutuhkan jasa transportasi.

“Ya mau bagaimana lagi. Meski kadang pulang kerja tidak mendapatkan hasil, ya tetap bekerja. Sebab perusahaan meminta saya untuk tetap berangkat,” ujarnya.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini