Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 12 Mar 2025 06:51 WIB

Dinas Pendidikan Jatim Larang Kegiatan Wisuda SMA/SMK


					Dinas Pendidikan Jatim Larang Kegiatan Wisuda SMA/SMK Perbesar

Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai Imbau Sekolah Tidak Gelar Seremonial Wisuda/Purnawiyata bagi siswa SMA/SMK/SLB. (Sumber: Istimewa)

PanselaNews.com,Surabaya-
Dinas Pendidikan Jawa Timur mengeluarkan kebijakan peniadaan kegiatan wisuda atau purnawiyata bagi siswa SMA dan SMK di wilayahnya yang tertuang dalam surat edaran nomor 000.1.5/1506/101.5/2025 dan ditandatangani pada 6 Maret 2025.

Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menyatakan bahwa kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap keluhan masyarakat mengenai tingginya biaya yang seringkali menyertai acara wisuda atau purnawiyata.

BACA JUGA  Pratama Arhan Resmi Bergabung dengan True Bangkok United, Kenakan Jersey Nomor 21

“Kami menyadari bahwa kelulusan seharusnya menjadi momen yang membahagiakan bagi seluruh siswa tanpa memberatkan pihak manapun, terutama bagi keluarga prasejahtera,” ujarnya di Surabaya, Senin (10/3/2025).

Dalam surat edaran tersebut, Dindik Jatim melarang satuan pendidikan untuk menyelenggarakan kegiatan wisuda atau purnawiyata di luar lingkungan sekolah.

Selain itu, pihak sekolah juga dilarang memaksakan siswa untuk mengenakan pakaian khusus seperti jas atau kebaya, serta melakukan pungutan biaya terkait acara kelulusan.

BACA JUGA  Polda Jateng Ungkap Penipuan Online Modus Pig Butchering, 38 Tersangka Diamankan

“Istilah kegiatan wisuda/purnawiyata ditiadakan. Hanya kelulusan siswa dari SMA, SMK, dan SLB,” tegas Aries.

Namun, Aries mendorong satuan pendidikan untuk tetap merayakan kelulusan siswa dengan cara yang kreatif dan inovatif, seperti mengadakan acara per kelas atau per angkatan di lingkungan sekolah.

“Kegiatan kelulusan dapat dilakukan secara sederhana, namun tetap bermakna dan berkesan bagi siswa dan orang tua,” katanya.

BACA JUGA  Naas! Niat Menikmati Pemandangan Malam di Gunung Belah, Remaja di Wonogiri Diduga Tewas Tersengat Listrik

Dindik Jatim berharap kebijakan ini dapat menciptakan suasana kelulusan yang lebih kondusif dan tidak memberatkan bagi orang tua siswa.

“Kami berharap kebijakan ini dapat diterima dan didukung oleh semua pihak demi terciptanya kelulusan yang lebih baik dan menjadi momen yang membekas di hati semua pihak,” ujar Aries. (*)

Sumber:ANTARA

Penulis

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Keluarga Rusdi Warga Asal Wonogiri Klarifikasi Tuduhan Dugaan Penggelapan, dan Gugat Kakak Kandungnya di PN Sidoarjo

4 Juni 2026 - 18:32 WIB

Konferensi pers kuasa hukum kasus Rusdi Wijisaksono di Manyaran Wonogiri.

Polres Wonogiri Gelar Cek Kesehatan dan Screening TB Paru bagi Bhabinkamtibmas

3 Juni 2026 - 18:15 WIB

Kementerian Komdigi Latih Ratusan Pelaku UMKM di Wonogiri Berinovasi Dengan AI, Jadi Lokasi Pertama di Indonesia

3 Juni 2026 - 16:20 WIB

Operasi Patuh Candi 2026 Segera Digelar, Polda Jateng Fokus Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Pengguna Jalan

3 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polda Jateng Gandeng FBI Ungkap Penipuan Crypto Lintas Negara Beromzet Rp 41 Miliar, Korbannya Warga Amerika Serikat

2 Juni 2026 - 20:10 WIB

Dukung Pencegahan TBC, Polres Wonogiri dan Dinkes Gelar Pemeriksaan Kesehatan Bhabinkamtibmas

2 Juni 2026 - 19:51 WIB

Trending di Berita Terkini