Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Solo Raya · 16 Jan 2025 13:43 WIB

Dugaan Proyek Fiktif Rp1,05 Miliar di Wonogiri Dilaporkan ke APH


					Foto: Istimewa Perbesar

Foto: Istimewa

PanselaNews.com [Wonogiri] – Sejumlah proyek pembangunan fisik di Desa Hargosari, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, senilai Rp1,050 miliar diduga fiktif. Hal ini dilaporkan oleh Suryatno S Wibowo, pegiat pemantau pelaksanaan proyek pemerintah dan aktivis LSM PPBB Wonogiri, kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Wonogiri dan aparat penegak hukum (APH). Laporan tersebut disampaikan pada Rabu, 15 Januari 2025.

Suryatno menduga dana bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa Tengah tahun anggaran 2024 untuk tujuh titik proyek di Desa Hargosari tidak dibelanjakan sesuai peruntukannya. Bukti yang ia temukan adalah ketidakadaan material bangunan di lokasi proyek meskipun dana telah dicairkan melalui cash management system (CMS). Tujuh titik proyek tersebut meliputi pembangunan jembatan, talud, dan bronjong penahan air di Dusun Watugede dan Dusun Pundung dengan total anggaran Rp1,050 miliar.

BACA JUGA  Hendak Memeras, Tiga Pegawai KPK Gadungan Ditangkap Polisi

Baca juga: Tak Jera, Residivis Narkoba Ini Kembali Diamankan Polisi Wonogiri

Menurut Suryatno, dana Banprov tahap IX telah masuk ke rekening desa pada pertengahan Desember 2024. Setelah proses CMS, dana seharusnya dialokasikan untuk belanja barang, upah tenaga kerja, dan biaya operasional. Namun, investigasi lapangan yang dilakukan pada 9 Januari 2025 menunjukkan bahwa tidak ada material bangunan di lokasi proyek. Suryatno menduga adanya pemalsuan laporan pertanggungjawaban (SPJ) karena laporan menyatakan pekerjaan telah selesai.

BACA JUGA  Kampanye “A Proper Goodbye” di Bahagia Bersama Ajak Gen Z Peduli Sampah Plastik 

“Mereka telah membuat SPj palsu, karena dana sudah ditransfer ke rekening penyedia barang (biasanya toko bangunan) namun tidak ada barang yang sampai di lokasi,” ujar Suryatno kepada Portalika News Network. Ia mendesak APH untuk segera melakukan investigasi dan menindaklanjuti dugaan tindak pidana korupsi ini. Laporan tersebut, menurut Suryatno, telah diterima oleh pegawai Dinas PMD Wonogiri pada Rabu siang. Informasi dari perangkat desa di Bank Jateng Baturetno juga menguatkan dugaan tersebut.

BACA JUGA  Seskab Teddy: Program Sekolah Rakyat dan BLT Bukti Komitmen Pemerintah Hadir untuk Rakyat

Sumber: BeritaWonogiri.com
Editor: Tri Wahyudi

Penulis

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

42 Anggota Pramuka dari Bumi Menak Sopal Ikuti Jambore Nasional di Jakarta 

3 Agustus 2026 - 22:29 WIB

BPS Jateng Catat Ekspor Januari-Juni 2026 Naik 23,53 Persen

3 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Investor Amerika Kembali Lirik Jawa Tengah, Siap Garap Sampah Soloraya

3 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Dugaan Perundungan Verbal Guru SD ke Murid Terjadi di Eromoko Wonogiri

3 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Mobil Pikap Masuk Jurang di Sidoharjo Wonogiri, Sopir Selamat

3 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Kapolres Wonogiri Silaturahmi ke Kejari Wonogiri, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum

3 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Trending di Berita Terkini