Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 12 Feb 2025 14:52 WIB

Efisiensi Anggaran 2025: Memangkas Belanja Non-Prioritas untuk Kesejahteraan Rakyat


					Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi/ Foto: Ist. Perbesar

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi/ Foto: Ist.

PanselaNews.com, Jakarta – Pada 22 Januari 2025, Presiden Indonesia menandatangani Instruksi Presiden (INPRES) No. 1 tahun 2025 yang berisi langkah-langkah strategis efisiensi belanja dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran negara dan mencegah kebocoran.

BACA JUGA  TikTok Luncurkan Kanal STEM di Indonesia untuk Gen Z

Dalam INPRES ini, pemerintah menggarisbawahi pentingnya pemangkasan belanja non-prioritas, termasuk kegiatan seremonial, studi banding, dan publikasi. Salah satu langkah signifikan adalah pengurangan perjalanan dinas luar negeri hingga 50%. Dengan demikian, pemerintah berharap dapat mengalokasikan sumber daya secara lebih optimal untuk sektor pendidikan, kesehatan, layanan publik, dan kesejahteraan rakyat.

BACA JUGA  Polres Ngawi Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Berkedok Adopsi Ilegal

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menegaskan bahwa setiap rupiah dalam APBN harus digunakan seefektif mungkin untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan. “Kami tetap memastikan bahwa tenaga dan kapasitas pemerintah tidak melemah, melainkan menjadi lebih gesit dan fokus dalam melayani rakyat,” ujarnya.

BACA JUGA  Bareskrim Hentikan Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokumen Resmi Asli!

Baca juga: LPP RRI Klarifikasi Pengurangan Tenaga Lepas, Efisiensi APBN 2025 Jadi Sorotan

Efisiensi ini diharapkan dapat menghilangkan ‘lemak’ dalam belanja APBN, tanpa mengurangi ‘otot’—kemampuan pemerintah dalam menjalankan program-program prioritas bagi rakyat. Dengan langkah ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan secara signifikan.

Sumber: @KSPgoid

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Jelang Iduladha, Jateng Gencarkan Layanan Kesehatan Hewan Keliling Cegah Penyakit Ternak

15 April 2026 - 20:20 WIB

Guru PAI Garda Terdepan Akhlak: Mursyidi Tegaskan Kemuliaan Profesi Guru Tak Lekang oleh Waktu

15 April 2026 - 18:17 WIB

BPBD Jateng Gercep Tangani Banjir Solo Raya, dari Evakuasi Hingga Kebut Pompanisasi

15 April 2026 - 18:02 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Cek Lokasi Banjir Solo Raya, Pastikan Penanganan Segera

15 April 2026 - 16:51 WIB

Persatuan Jurnalis Wonogiri Gelar Maksi dan Halalbihalal, Solidaritas Wartawan Kian Menguat

15 April 2026 - 12:33 WIB

Trending di Berita Terkini