Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 4 Mei 2026 21:09 WIB

Gebrakan Baru MUI & ATR/BPN: Bangun Benteng Pertahanan Bencana dari Cikeas


					Menteri Nusron Wahid menekankan pentingnya implementasi kuat dalam sistem penanggulangan bencana. (Foto: Normawan/ Kantah Wonogiri) Perbesar

Menteri Nusron Wahid menekankan pentingnya implementasi kuat dalam sistem penanggulangan bencana. (Foto: Normawan/ Kantah Wonogiri)

PanselaNews.com [CIKEAS] – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menekankan pentingnya membangun sistem penanggulangan bencana tangguh melalui keseimbangan antara perencanaan dan eksekusi di lapangan. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) Lembaga Advokasi dan Koordinasi Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia (LAK-PB MUI), Jumat (01/05/2026).

Nusron menyoroti bahwa banyak rencana besar yang seringkali gagal berdampak positif bagi masyarakat karena lemahnya implementasi dan dukungan finansial. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan seperti MUI mampu menutup celah tersebut demi keselamatan bangsa.

BACA JUGA  John Herdman Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia 

Implementasi Harus Sekuat Perencanaan

Berbicara di hadapan para pengurus MUI di Kantor BPSDM Kementerian ATR/BPN, Cikeas, Jawa Barat, Nusron Wahid memberikan catatan kritis mengenai birokrasi penanganan bencana. Menurutnya, dokumen perencanaan sehebat apa pun tidak akan berarti tanpa daya eksekusi yang nyata.

“Karena kalau kita perencanaannya kuat, implementasinya tidak kuat, dananya tidak kuat, nanti juga dampaknya tidak mungkin bisa terlaksana dengan baik,” tegas Menteri Nusron.

Prioritas Utama: Pelatihan SDM dan Fokus Lembaga

Sejalan dengan tema Raker “Membangun Sistem Penanggulangan Bencana: Sinergi, Cepat, dan Tangguh”, Nusron yang juga menjabat Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana ini mendorong penguatan kapasitas manusia. Ia meyakini bahwa teknologi canggih sekalipun akan sia-sia jika personel di lapangan tidak memiliki kompetensi memadai.

BACA JUGA  Ekonomi Kendal Tumbuh Pesat dan Kemiskinan Turun, KEK Jadi Percontohan Daerah Lain

“Dalam hal penanggulangan bencana adalah terlebih dahulu selain perencanaan ini adalah pertama saya minta pelatihan SDM,” ujarnya. Ia juga meminta setiap lembaga untuk bergerak sesuai keunggulan spesifik masing-masing agar tidak terjadi tumpang tindih peran saat darurat terjadi.

Mitigasi di Jalur Cincin Api Pasifik

Secara teknis, Nusron merinci tiga fase krusial dalam penanganan bencana yang harus dipahami seluruh pihak, yakni tahap evakuasi, tanggap darurat, serta tahap pemulihan (recovery) dan rehabilitasi. Pemahaman kronologis ini dianggap vital mengingat posisi geografis Indonesia yang rawan.

BACA JUGA  Tunda Pengisian 9 Jabatan Setara Kepala Dinas yang Kosong, Begini Penjelasan Bupati Trenggalek

Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan, mengamini hal tersebut. Ia mengingatkan bahwa Indonesia berada di jalur Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) yang membuat frekuensi bencana geologi dan cuaca ekstrem sangat tinggi.

“Karena itu kenapa Indonesia bencana tinggi. Dengan dukungan Kementerian ATR/BPN, MUI berharap dapat membantu pemerintah menyelesaikan persoalan banjir, longsor, hingga tsunami secara lebih taktis,” pungkas Amirsyah. (Nor)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Genjot Program Rakyat, Kinerja APBD Jateng Triwulan I Dievaluasi

4 Mei 2026 - 20:57 WIB

Gebrakan Menteri ATR/BPN: Restrukturisasi Distribusi Tanah Demi Keadilan Ekonomi

4 Mei 2026 - 20:50 WIB

Menteri ATR BPN Nusron Wahid berbicara di podium kuliah umum UNWAHAS.

Kapok Pakai Calo, Warga Tangerang Bongkar Mudahnya Urus Sertipikat Mandiri di BPN

4 Mei 2026 - 20:40 WIB

Warga sedang berkonsultasi di loket Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang.

Kapolres Wonogiri Sambangi Nelayan WGM, Perkuat Sinergitas dan Jaga Kamtibmas

4 Mei 2026 - 19:10 WIB

Polda Jateng Tangkap 3 Pelaku Perdagangan Ilegal Satwa Liar Dilindungi

4 Mei 2026 - 17:52 WIB

Selandia Baru Bidik Jateng, dari Energi Hijau hingga Sapi Perah

4 Mei 2026 - 16:01 WIB

Trending di Berita Terkini