Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 21 Apr 2026 11:35 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Mantapkan Aglomerasi Wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening


					Gubernur Ahmad Luthfi Mantapkan Aglomerasi Wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening Perbesar

Gubernur Ahmad Luthfi berkeliling untuk melihat perawatan dan pemeliharaan candi yang dilakukan oleh petugas. (Foto: Dok. Pemprov Jateng) 

PanselaNews.com  [MAGELANG] — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan, akan memantapkan kawasan wisata BorobudurKopengRawa Pening menjadi aglomerasi pariwisata.

Hal itu disampaikan saat melakukan peninjauan candi Borobudur, di sela kegiatannya di Kabupaten Magelang, Minggu,19 April 2026.

Dalam peninjauan tersebut, Ahmad Luthfi sempat berkeliling untuk melihat perawatan dan pemeliharaan candi yang dilakukan oleh petugas. Dia juga mendapatkan penjelasan dari petugas terkait bagian-bagian candi dan reliefnya, termasuk konsep pengembangan kawasan candi.

Dikatakan, Candi Borobudur dan kawasan di sekitarnya merupakan kebanggaan Jawa Tengah, yang harus terus dilestarikan. Tidak hanya sebagai tempat yang memiliki nilai sejarah dan arkeologis, tetapi juga sebagai salah satu pusat interaksi budaya dan destinasi wisata di Jawa Tengah.

BACA JUGA  Novita Hardini Minta Pendidik Paud Bisa Jaga Komitmen Beri Layanan Pendidikan Optimal

“Candi Borobudur ini adalah heritage dan sudah tercatat di UNESCO, sebagai salah satu warisan dunia. Kami harus bisa nguri-uri budaya dan pemanfaatannya,” kata Luthfi, saat mengunjungi Kawasan Candi Borobudur di sela kegiatan di Magelang, Minggu (19/4/2026).

Apalagi, Candi Borobudur tidak hanya sebagai sebuah destinasi wisata regional, nasional, maupun internasional, tetapi dunia juga mengenalnya sebagai salah satu pusat studi sejarah, budaya, dan arkeologi.

Dalam perkembangannya, Candi Borobudur juga sudah dimanfaatkan sebagai tempat ibadah agama Buddha. Berbagai kegiatan keagamaan secara rutin telah diselenggarakan di kawasan Candi Borobudur. Salah satu yang terbesar, tentu saja peringatan Waisak yang rutin digelar setiap tahun, dan dihadiri ribuan umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara.

BACA JUGA  Pemilu 2024 Berjalan Lancar dan Kondusif, KPPS di Wonogiri Apresiasi Pengamanan oleh TNI-Polri

Di samping itu, berbagai kegiatan lain seperti sport tourism (pariwisata) dan kegiatan seni budaya juga banyak diselenggarakan di kawasan tersebut. Di antaranya ada Borobudur Marathon yang sudah masuk dalam kalender maraton dunia. Bidang budaya, ada kirab pusaka yang baru saja digelar oleh Kementerian Kebudayaan.

“Candi Borobudur merupakan satu kebanggaan bangsa Indonesia, yang perlu kita tonjolkan dan dikenal di dunia,” kata Luthfi.

Melihat keberadaan Candi Borobudur yang menjadi denyut nadi budaya dan ekonomi masyarakat itu, pengembangan kawasan terus dilakukan. Pemerintah pusat telah melakukan penataan kawasan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mendukung penuh dengan menyiapkan wilayah penyangga.

BACA JUGA  21 Warga Tertimbun Longsor di Cilacap, Polri Kerahkan 155 Personel, 4 Anjing Pelacak, dan Perkuat Operasi

Bahkan Ahmad Luthfi pernah menyampaikan terkait adanya rencana pembentukan wilayah aglomerasi wisata Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening. Aglomerasi wisata itu menjadikan Borobudur sebagai titik pusatnya, kemudian diintegrasikan dengan destinasi wisata Kopeng dan Rawa Pening di Kabupaten Semarang.

Konsep aglomerasi wisata tersebut saat ini masih terus digodok. Koordinasi juga terus dilakukan dengan kementerian terkait, agar konsep tersebut benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendongkrak pariwisata dan perekonomian di Jawa Tengah.

“Aglomerasi wisata ini akan kita kembangkan,” katanya beberapa waktu lalu. (*)

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dipuji Sekretaris BPJPH, Pemprov Jateng Terus Dorong Sertifikasi Halal

21 April 2026 - 19:58 WIB

Asiten II Sekda Trenggalek Ajak Kaum Perempuan Terus Gelorakan Semangat Kartini

21 April 2026 - 19:31 WIB

Pemkab Trenggalek dan PT SMI Tanda Tangani Akta Pembiayaan Beberapa Infrastruktur

21 April 2026 - 19:22 WIB

Polres Wonogiri Gelar Tactical Floor Game, Perkuat Kesiapsiagaan Antisipasi Gangguan Kamtibmas

21 April 2026 - 17:00 WIB

Respon Cepat! Kurang dari 24 Jam, DPU Jateng Perbaiki Lubang di Jalan Provinsi Wonogiri

21 April 2026 - 09:51 WIB

Gandeng Tim Alpa Media, Gubernur Jateng Salurkan Bantuan Banjir Wonogiri ke Pracimantoro

21 April 2026 - 07:41 WIB

Trending di Berita Terkini