Ahmad Luthfi Genjot Rehabilitasi 17.000 RTLH di 2025
Panselanews.com [BOYOLALI] – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengunjungi rumah Wagiman dan Samiyem di Dusun Karangnongko, Desa Selodoko, Kecamatan Ampel, Boyolali, pada Kamis sore (15/5/2025). Kunjungan ini membawa kabar gembira bagi pasutri lansia tersebut, karena rumah sederhana mereka akan direnovasi melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemprov Jateng.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bantu renovasi rumah Wagiman di Boyolali, target 17.000 RTLH diperbaiki 2025. (Foto: Zulkarnain)
“Sampun pinten taun tinggal mriki? Nanti rumahnya mau diperbaiki nggih?” tanya Luthfi sambil berdialog dengan Wagiman dan Samiyem di balai rumah mereka. Pasutri yang telah puluhan tahun tinggal di rumah berlantai tanah dengan dinding kayu lapuk itu tersenyum bahagia mendengar rencana renovasi, meski awalnya sempat menolak bantuan karena keterbatasan dana.
“Remen sanget. Maturnuwun Pak Gubernur sampun bantu,” ujar Samiyem, didampingi Wagiman, yang mengaku tidak memiliki apa-apa. Rumah berukuran 6×12 m² itu memiliki kerangka atap bambu reyot dan genting berlubang. Kunjungan Luthfi akhirnya meluluhkan hati mereka untuk menerima bantuan renovasi.
Luthfi menjelaskan, rumah Wagiman adalah satu dari 322 unit RTLH di Boyolali yang mendapat bantuan senilai Rp20 juta per rumah. “Minggu depan renovasi mulai. Total 2025, ada 17.000 unit RTLH di Jateng, ditambah 500 unit dari CSR di Banyumas,” katanya. Program ini menargetkan masyarakat miskin ekstrem dengan rumah hak milik tanpa sengketa.
Program RTLH, yang fokus pada perbaikan atap, lantai, dan dinding (Aladin), akan melibatkan TNI-Polri. “Kita genjot RTLH biar habis, minimal bantu warga miskin ekstrem,” ujar Luthfi. Hingga 2024, 1,2 juta unit RTLH telah diperbaiki, menyisakan 1,02 juta unit yang masih menunggu bantuan di Jateng.(*)











