Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 15 Mei 2025 14:35 WIB

Gubernur Jateng Resmikan PET Scan Pertama di RS Indriati Solo


					Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meresmikan layanan Positron Emission Tomography (PET) Scan di Rumah Sakit Indriati Solo Baru, Sukoharjo, pada Kamis (15/5/2025). (Foto: Zulkarnain)

Perbesar

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meresmikan layanan Positron Emission Tomography (PET) Scan di Rumah Sakit Indriati Solo Baru, Sukoharjo, pada Kamis (15/5/2025). (Foto: Zulkarnain)

Layanan Deteksi Kanker Kini Hadir di Jawa Tengah

Panselanews.com [SUKOHARJO] – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meresmikan layanan Positron Emission Tomography (PET) Scan di Rumah Sakit Indriati Solo Baru, Sukoharjo, pada Kamis (15/5/2025). Layanan berbasis kedokteran nuklir ini menjadi yang pertama di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), memudahkan masyarakat mendeteksi kanker tanpa harus ke luar negeri.

Gubernur Jateng resmikan PET Scan pertama di RS Indriati Solo, deteksi kanker kini mudah tanpa ke luar negeri. (Foto: Zulkarnain)

“Masyarakat Jateng kini tak perlu ke Singapura untuk deteksi kanker. Cukup ke RS Indriati,” ujar Ahmad Luthfi usai peresmian. Ia mengapresiasi RS Indriati atas investasi teknologi PET Scan, yang mampu mendeteksi penyakit secara dini, akurat, dan non-invasif, terutama untuk kanker dan penyakit dalam lainnya.

PET Scan menawarkan keunggulan seperti perencanaan pengobatan yang tepat dan pengurangan pemeriksaan tak perlu. “Ini akan mendukung deteksi dini penyakit mematikan seperti kanker,” kata Luthfi. Ia juga memuji pengelolaan RS Indriati sebagai rumah sakit swasta terkemuka, yang dapat menjadi teladan bagi rumah sakit lain di Jateng.

Luthfi mendorong rumah sakit pemerintah dan swasta di kabupaten/kota mengadopsi teknologi serupa untuk memperluas layanan kesehatan. “Kami ingin pelayanan kesehatan paripurna menjangkau seluruh masyarakat Jateng,” ujarnya. Ia juga mengenalkan program Speling (Spesialis Keliling), yang membawa dokter spesialis ke desa untuk deteksi dini gratis.

Direktur RS Indriati Solo Baru, William Tanoyo, mengungkapkan bahwa hanya ada sekitar delapan unit PET Scan di Indonesia. “Layanan ini membantu deteksi stadium kanker, evaluasi terapi, dan pengambilan keputusan kritis oleh dokter,” katanya. RS Indriati berkomitmen menjadi mitra strategis dalam pengobatan kanker modern.

Program Speling akan disinergikan dengan RS Indriati dan rumah sakit lain melalui koordinasi dengan dinas terkait. Dengan kehadiran PET Scan, RS Indriati berharap memperkuat posisinya sebagai pusat layanan kanker terpercaya, memberikan manfaat besar bagi masyarakat Jateng dan sekitarnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini