Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Internasional · 10 Mei 2025 22:21 WIB

India-Pakistan Sepakat Gencatan Senjata Penuh


					India dan Pakistan resmi menyepakati gencatan senjata menyeluruh mulai 10 Mei 2025 pukul 17.00 waktu India. (Foto: Ilustrasi)

Perbesar

India dan Pakistan resmi menyepakati gencatan senjata menyeluruh mulai 10 Mei 2025 pukul 17.00 waktu India. (Foto: Ilustrasi)

Hentikan Aksi Militer di Kashmir, Pertemuan Lanjutan 12 Mei

Panselanews.com [KASHMIR] – India dan Pakistan resmi menyepakati gencatan senjata menyeluruh mulai 10 Mei 2025 pukul 17.00 waktu India, menghentikan semua aksi militer di darat, udara, dan laut. Kesepakatan ini diumumkan usai eskalasi konflik di Kashmir, dipicu serangan teroris April lalu yang menewaskan 26 warga Hindu. “Kedua pihak telah memerintahkan pasukan untuk patuh pada nota kesepahaman,” ujar Sekretaris Luar Negeri India Vikram Misri, 10 Mei 2025.

Presiden AS Donald Trump mengklaim kesepakatan dicapai melalui mediasi AS. “Setelah negosiasi panjang, India dan Pakistan setuju gencatan senjata penuh,” tulis Trump di Truth Social. Namun, India menegaskan kesepakatan dirumuskan langsung via panggilan antara Direktur Jenderal Operasi Militer kedua negara. Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar menyebut gencatan senjata “berlaku segera” demi perdamaian regional.

Kepala Staf Angkatan Darat India dan Pakistan dijadwalkan bertemu lagi pada 12 Mei pukul 12.00 untuk memastikan kepatuhan. Konflik sebelumnya melibatkan serangan drone dan rudal, dengan India melancarkan “Operasi Sindoor” dan Pakistan merespons melalui “Operasi Bunyan-al-Marsoos”. Meski gencatan senjata disambut warga Kashmir, ketegangan soal Traktat Air Indus tetap berlanjut.

Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar menegaskan sikap tegas melawan terorisme, sementara AS mendorong dialog lanjutan di lokasi netral. “Kami tetap waspada menjaga kedaulatan,” kata Komodor Angkatan Laut India Ravi Nair. Gencatan senjata ini meredakan ketakutan akan konflik nuklir, meski klaim kemenangan dari kedua pihak terus mengemuka di media sosial. (dari berbagai sumber)

Editor: Tri Wahyudi

BACA JUGA  Viral Paralayang Terbang di Kawasan Gunung Bromo, Gubernur Khofifah: Jaga Kelestarian dan Kesakralan Bromo
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

TMMD Sengkuyung II 2026 Resmi Dibuka di Tirtomoyo Wonogiri, Percepat Pembangunan Desa

22 April 2026 - 19:46 WIB

Pemprov Jateng Bangun 20 Unit Rumah Apung bagi Warga Terdampak Rob di Demak

22 April 2026 - 19:28 WIB

Baharkam Polri Cek Kesiapan Berbagai Peralatan di Polda Jateng, Wujud Kesiapan Jaga Harkamtibmas

22 April 2026 - 19:14 WIB

Bupati Mas Ipin Dukung Program Swasembada Pangan Berbasis Sekolah

22 April 2026 - 13:36 WIB

Dipuji Sekretaris BPJPH, Pemprov Jateng Terus Dorong Sertifikasi Halal

21 April 2026 - 19:58 WIB

Pemkab Trenggalek dan PT SMI Tanda Tangani Akta Pembiayaan Beberapa Infrastruktur

21 April 2026 - 19:22 WIB

Trending di Berita Terkini