Hentikan Aksi Militer di Kashmir, Pertemuan Lanjutan 12 Mei
Panselanews.com [KASHMIR] – India dan Pakistan resmi menyepakati gencatan senjata menyeluruh mulai 10 Mei 2025 pukul 17.00 waktu India, menghentikan semua aksi militer di darat, udara, dan laut. Kesepakatan ini diumumkan usai eskalasi konflik di Kashmir, dipicu serangan teroris April lalu yang menewaskan 26 warga Hindu. “Kedua pihak telah memerintahkan pasukan untuk patuh pada nota kesepahaman,” ujar Sekretaris Luar Negeri India Vikram Misri, 10 Mei 2025.
Presiden AS Donald Trump mengklaim kesepakatan dicapai melalui mediasi AS. “Setelah negosiasi panjang, India dan Pakistan setuju gencatan senjata penuh,” tulis Trump di Truth Social. Namun, India menegaskan kesepakatan dirumuskan langsung via panggilan antara Direktur Jenderal Operasi Militer kedua negara. Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar menyebut gencatan senjata “berlaku segera” demi perdamaian regional.
Kepala Staf Angkatan Darat India dan Pakistan dijadwalkan bertemu lagi pada 12 Mei pukul 12.00 untuk memastikan kepatuhan. Konflik sebelumnya melibatkan serangan drone dan rudal, dengan India melancarkan “Operasi Sindoor” dan Pakistan merespons melalui “Operasi Bunyan-al-Marsoos”. Meski gencatan senjata disambut warga Kashmir, ketegangan soal Traktat Air Indus tetap berlanjut.
Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar menegaskan sikap tegas melawan terorisme, sementara AS mendorong dialog lanjutan di lokasi netral. “Kami tetap waspada menjaga kedaulatan,” kata Komodor Angkatan Laut India Ravi Nair. Gencatan senjata ini meredakan ketakutan akan konflik nuklir, meski klaim kemenangan dari kedua pihak terus mengemuka di media sosial. (dari berbagai sumber)
Editor: Tri Wahyudi









