Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 15 Mei 2025 08:12 WIB

Insentif Guru Agama Jateng Rp1,2 Juta/Tahun Tetap Cair 2025


					Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen, membuka Training of Fasilitator Kesejahteraan Remaja di Pesantren di BPSDMD Jateng, Rabu (14/5/2025). (Foto: Syahidan)



Perbesar

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen, membuka Training of Fasilitator Kesejahteraan Remaja di Pesantren di BPSDMD Jateng, Rabu (14/5/2025). (Foto: Syahidan)

Wagub: Penerima Bisa Bertambah Jika PAD Naik

Panselanews.com [SEMARANG] – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen, memastikan insentif tahunan Rp1,2 juta untuk guru agama di provinsi ini tetap cair pada 2025. Bahkan, jumlah penerima berpotensi bertambah seiring kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pernyataan ini disampaikan usai membuka Training of Fasilitator Kesejahteraan Remaja di Pesantren di BPSDMD Jateng, Rabu (14/5/2025).

Insentif Rp1,2 juta/tahun guru agama Jateng tetap cair 2025, penerima bisa bertambah jika PAD naik, kata Wagub Taj Yasin. (Foto: Syahidan)

“Tahun ini sudah ada penerimaan, dilanjutkan dengan termin berikutnya. Insentif tetap berlanjut, dan jika PAD naik, penerima bisa bertambah,” ujar Taj Yasin. Ia menjelaskan, insentif dicairkan melalui hibah ke Kementerian Agama, dengan dua hingga tiga termin per tahun, memastikan dukungan keuangan bagi guru agama.

Program ini mencakup semua guru agama, termasuk guru agama Islam di madrasah diniyah, pesantren, dan TPQ, serta guru sekolah minggu (Kristen/Katolik), pasraman (Hindu), dan vijjalaya (Buddha). “Jangan salah paham, semua guru agama dapat, seperti biasa,” tegas Wagub, menegaskan inklusivitas program yang berjalan sejak 2019.

Berdasarkan KUA-PPAS APBD 2024, insentif dialokasikan untuk 230.830 guru agama, sama dengan jumlah penerima 2023. “Belum semua guru agama mendapat karena harus diverifikasi Kemenag,” kata Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jateng, Mustain. Pada 2024, total insentif termin III mencapai Rp104,7 miliar untuk 262.020 penerima.

Rincian penyaluran termin III meliputi Rp92,3 miliar untuk 230.830 guru melalui Kemenag Jateng, Rp3,7 miliar untuk 9.458 guru di Rembang, Rp5,1 miliar untuk 12.932 guru di Grobogan, dan Rp3,4 miliar untuk 8.800 guru di Blora. Program ini merupakan bentuk perhatian Pemprov Jateng terhadap peran guru agama dalam membentuk karakter siswa.

Sejak 2019, program insentif telah berkembang signifikan. Dimulai dari 171.131 penerima, jumlahnya meningkat menjadi 211.455 pada 2020. Dengan potensi kenaikan PAD, Wagub optimistis lebih banyak guru agama akan terjangkau, memperkuat pendidikan keagamaan yang inklusif dan berkualitas di Jawa Tengah.(*)

Artikel ini telah dibaca 1,656 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Wonogiri Serahkan Bantuan Mesin Listrik Tempel untuk Nelayan Waduk Gajah Mungkur

13 Mei 2026 - 19:22 WIB

Polres Wonogiri Ungkap Kekerasan Seksual di Pracimantoro Wonogiri ,Dua Pemuda Ditetapkan Tersangka

13 Mei 2026 - 19:09 WIB

Hari Bumi, Wagub Taj Yasin Minta Percepatan Transisi Energi Baru Terbarukan

13 Mei 2026 - 17:20 WIB

Pemprov Aceh Study Tiru ke Trenggalek, Intip Implementasi Transaksi Non Tunai

13 Mei 2026 - 17:06 WIB

Modus Debitur Topengan di BPR Purworejo Diungkap, 314 Aset Disita Polda Jateng

13 Mei 2026 - 15:52 WIB

Polda Jateng Tangkap Pengedar Tembakau Sintetis di Bawen, Ngaku Kulakan di Medsos

13 Mei 2026 - 08:35 WIB

Trending di Berita Terkini