Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 27 Mei 2024 18:27 WIB

Jalur Sepeda di Trenggalek Dilukis Mural, Ini Jawaban Mas Ipin


					Jalur Sepeda di Trenggalek Dilukis Mural, Ini Jawaban Mas Ipin Perbesar

PanselaNews.com,Trenggalek- Jalur sepeda di Trenggalek menjadi lebih berwarna. Ini gegara komunitas mural di Kabupaten Trenggalek. Menurut Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, pihaknya memang sengaja menggandeng pelaku seni mural untuk membuat jalur sepeda lebih berwarna, tujuannya agar warganya bisa berlalu lintas secara aman.

“Merujuk beberapa negara maju, memberikan warna pada jalan dipercaya dapat mendorong lalu lintas yang lebih aman bagi pengguna sepeda maupun pejalan kaki,” kata Mas Ipin sapaan akrab Bupati Trenggalek.

“Mural ini prototyping kita, mempraktekkan salah satu riset di beberapa negara yang sudah maju sebelumnya. Bahwa untuk bisa berlalu lintas dengan aman, kemudian untuk mempromosikan ruang untuk pejalan kaki, mempromosikan ruang utuk pengguna sepeda caranya dengan warnai jalan-jalan kalian,” ungkapnya, Rabu (22/5/2024) di seputaran Alun-alun Trenggalek.

Lebih lanjut Wakil Ketua APKASI itu menambahkan, “Karena di Trenggalek itu jalannya relatif sempit, kalau kita bikin jalur sepeda terproteksi itu akan memakan ruang cukup banyak. Kita akan coba awal nanti, kita lakukan pewarnaan,” paparnya.

BACA JUGA  Pasangan Cagub - Cawagub Jateng Ahmad Luthfi-Taj Yasin, gelar senam sehat di Slogohimo

Prototype nya mulai dari pusat kota, nanti ke Pasar Pon sebagai Mobility Hub. Jadi di Pasar Pon nanti ada area e-commerce, ada area tempat halte dan juga pusat informasi ada di sana. Juga area display, ruang terbuka hijau dan juga pusat- pusat kegiatan serta sentra PKL dan yang lainnya.

Jadi Pasar Pon akan menjadi Hub sedangkan Connecting areanya justru di tempat wisata yang kita utamakan. Kita juga tengah menyiapkan Prototype untuk pariwisata. Nanti  akan ada, kalau di luar negeri itu kendaraan yang setiap harinya hanya memutar destinasi-destinasi wisata.

Jadi satu orang membeli tiket itu sudah bisa kapanpun naik. Mulai dari Prigi 360 ke Pantai Mutiara atau muter ke destinasi-destinasi lainnya.

Jadi nanti akan ada suthelle bus yang dipusat kota yang mendapatkan trayek langsung ke Bandara Doho di Kediri.

BACA JUGA  Menteri AHY Pimpin Upacara HANTARU 2024

Kalau memang harus suthelle di Terminal Tulungagung, ya nanti dari Pasar Pon ke Terminal Gayatri terus kemudian lanjut ke Doho. “Jadi itu cita-citanya,” tegas Mas Ipin.

Ini dalam rangka transportasi berkelanjutan, juga untuk mendukung pariwisata. Dan yang paling penting misi pengurangan emisi karbon. Untuk pariwisata, maksudnya saya membayangkan bahwa orang yang ingin berwisata ke Trenggalek sehari tapi tidak punya budget menyewa mobil, saya ingin pengalamannya simpel dan nggak ribet.

Turun dari Bandara Doho, langsung naik Bus langsung ke Pasar Pon. Dari situ mereka bisa menggunakan sepeda yang kita punya untuk mencari penginapan atau seperti apa. Dari Pasar Pon, sepeda nya bisa dinaikkan ke Bus menggunakan Bicycle Rack. Tinggal menunggu jam dan bisa naik dari Pasar Pon ke terminal pariwisata. Dari terminal pariwisata mereka bisa bepergian naik sepeda atau menggunakan Feeder Wisata.

Nanti kita sesuaikan tiket masuk wisata kita beli di Prigi 360. Itu nanti sudah otomatis
mendapatkan free Feeder wisata. Kita usahakan ada atau tidak ada penumpang tidak menunggu lama-lama, jamnya berapa-berapa nanti kita atur. Kita lagi bekerjasama dengan Blojek kemudian dengan Buspack dan segala macam, sehingga masyarakat dengan HPnya nanti bisa tahu jadwalnya kapan dan sekarang ada dimana.

BACA JUGA  Pria Asal Blitar Babak Belur Dihajar Massa di Tulungagung Usai Ketahuan Curi Hewan Ternak

Kemudian nantinya orang punya pengalaman untuk menjelajahi Trenggalek itu lebih menarik lagi dan nanti akan kita lebarkan.

Harapannya jalur sepeda ini nantinya dapat mempercantik sentral sentral ekonomi kerakyatan. Awalnya yang tidak tahu di sana itu ada sentral sentral-kuliner menjadi tahu. Nanti mungkin bisa kita hidupkan kembali Night Ride. Kita pernah punya event sepeda malam. “Pusat kuliner kerakyatan nanti akan dilalui jalur sepeda sehingga harapannya dapat menghidupkan perekonomian mereka,” tutupnya. (Sar) 

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini