Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 19 Jun 2026 19:33 WIB

Kabar Gembira! Jalan Rusak Menahun di Sragen Segera Mulus, Pemprov Jateng Tambah Anggaran


					Kabar Gembira! Jalan Rusak Menahun di Sragen Segera Mulus, Pemprov Jateng Tambah Anggaran Perbesar

 

PanselaMews.com [SRAGEN] – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat penanganan jalan provinsi yang rusak parah di Kabupaten Sragen, dengan mengalokasikan anggaran sekitar Rp38,2 miliar.

Perbaikan difokuskan pada ruas Jalan Sukowati dan Galeh-Ngrampal yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, dengan pekerjaan fisik ditargetkan mulai Agustus 2026.

Kepastian tersebut mengemuka saat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro bersama Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, meninjau langsung kondisi Jalan Sukowati dan ruas Galeh-Ngrampal, Kamis (18/6/2026).

Dalam peninjauan itu, Henggar mengatakan, sejumlah titik di Jalan Sukowati mengalami kerusakan berat dan membutuhkan penanganan segera. Menurutnya, pemerintah provinsi telah menyiapkan anggaran untuk memperbaiki ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Jateng tersebut.

“Setelah kita cek langsung, memang ada beberapa bagian yang kondisinya luar biasa parah. Ini nanti akan kita selesaikan,” ujar Henggar.

Untuk penanganan Jalan Sukowati, Pemprov Jateng mengalokasikan anggaran sekitar Rp16,5 miliar melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada). Perbaikan akan dilakukan pada ruas sepanjang satu kilometer dengan metode konstruksi yang disesuaikan dengan tingkat kerusakan, mulai dari perkerasan beton hingga pelapisan aspal.

BACA JUGA  Polisi Amankan Gangster Akan Lakukan Aksi Tawuran di Pati

Selain itu, Pemprov Jateng juga mengalokasikan Rp14,4 miliar melalui Perkada untuk perbaikan ruas Galeh-Ngrampal sepanjang satu kilometer. Penanganan ruas tersebut diperkuat dengan tambahan anggaran APBD murni sebesar Rp7,3 miliar untuk perbaikan sepanjang 700 meter.

Secara keseluruhan, total anggaran yang dikucurkan untuk dua ruas jalan provinsi di Sragen mencapai Rp38,2 miliar, dengan total panjang penanganan sekitar 2,7 kilometer.

Henggar menjelaskan, pekerjaan fisik ditargetkan mulai pada awal Agustus 2026. Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, proyek tersebut diperkirakan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar lima bulan.

“Mudah-mudahan nanti bisa terlaksana dengan baik. Di tahun 2027 mudah-mudahan nanti teralokasi lagi, sehingga penanganan bisa lebih cepat rampung,” katanya.

Ruas Galeh-Ngrampal sendiri memiliki panjang total 20,65 kilometer. Dari panjang tersebut, sekitar tujuh kilometer masih dalam kondisi rusak, dan membutuhkan penanganan bertahap.

BACA JUGA  Gubernur Ahmad Luthfi: Potensi Desa Jadi Basis Pembangunan Jateng

Sebelumnya, pada 2025, Pemprov Jateng telah melakukan preservasi pada ruas Galeh-Ngrampal sepanjang 1.613 meter, dengan nilai kontrak Rp11,99 miliar. Pekerjaan meliputi pembangunan perkerasan beton, pelebaran jalan, overlay aspal, hingga pembangunan bangunan pelengkap jalan.

Bupati Sragen Sigit Pamungkas mengapresiasi perhatian Gubernur Ahmad Luthfi terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayahnya. Menurutnya, kerusakan jalan provinsi yang parah berada di jalan Jalan Sukowati.

Dia menjelaskan, ruas Jalan Sukowati terbagi menjadi dua kewenangan. Segmen dari Alun-alun Sragen ke arah barat merupakan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Sragen, sedangkan ruas dari alun-alun ke arah timur hingga Terminal Pilangsari menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Yang rusaknya sangat serius dan parah itu wilayah kewenangan provinsi. Alhamdulillah tahun ini akan diperbaiki. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur atas atensinya,” ujar Sigit.

Apresiasi juga disampaikan warga. Gianto yang tinggal di ruas Jalan Galeh-Ngrampal menyambut baik rencana perbaikan tersebut, karena dinilai akan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

BACA JUGA  Revitalisasi Pasar Rakyat Nglegok dan Dorongan Ekspor Cokelat: Kunjungan Mendag Budi Santoso ke Blitar

Dia lega setelah menanti bertahun-tahun. Gianto menyebut jalan tersebut belum tersentuh perbaikan cukup lama.

“Saya terima kasih sama Pak Gubernur,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan, percepatan perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah provinsi pada tahun anggaran 2026.

Hal itu dilakukan melalui realokasi anggaran sekitar Rp200 miliar, untuk mempercepat penanganan ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan di berbagai daerah di Jateng, termasuk di Kabupaten Sragen.

Menurut Ahmad Luthfi, langkah tersebut diambil sebagai respons atas menurunnya tingkat kemantapan jalan, akibat kondisi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Dengan adanya tambahan alokasi anggaran tersebut, pemerintah berharap perbaikan dapat dilakukan lebih cepat, tepat sasaran, serta memberikan dampak langsung terhadap kelancaran, keamanan, dan kenyamanan mobilitas, serta aktivitas ekonomi masyarakat. (*)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polwan Polres Trenggalek Juarai Turnamen Beladiri Polri Piala Kapolda Jatim

19 Juni 2026 - 20:46 WIB

Doa Bersama HUT Bhayangkara ke-80, Polres Wonogiri Ajak Refleksi dan Perkuat Pengabdian untuk Masyarakat

19 Juni 2026 - 16:12 WIB

Bulog Tarik dan Ganti Bantuan Pangan Minyakita Bau Minyak Tanah di Kismantoro Wonogiri

19 Juni 2026 - 14:04 WIB

Lawan Pinjol Ilegal dan Judi Online, Jateng Perkuat Literasi Keuangan hingga Desa melalui TPAKD, 

18 Juni 2026 - 20:00 WIB

Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ahmad Luthfi : Data Akurat Jadi Basis Pembangunan Jateng

18 Juni 2026 - 19:53 WIB

Horee.. Akan Ada Lomba Yel-Yel Kreatif dan Banner Unik Suporter di Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026

18 Juni 2026 - 18:50 WIB

Trending di Berita Terkini