Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 4 Feb 2026 18:24 WIB

Kompak! TNI-Polri dan Masyarakat Watulimo Trenggalek Gelar Aksi Resik-resik Pantai


					Kompak! TNI-Polri dan Masyarakat Watulimo Trenggalek Gelar Aksi Resik-resik Pantai Perbesar

Aksi resik-resik pantai melibatkan unsur TNI-Polri dan Masyarakat Watulimo, Trenggalek, Rabu (4/2/2026). (Foto:Dok Ist) 

 

PanselaNews.com [TRENGGALEK] – Puluhan petugas gabungan menggelar aksi resik-resik pantai tepatnya di sepanjang pantai Mutiara, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Kegiatan berupa kerja bakti membersihkan area panti tersebut untuk menciptakan suasana yang lebih bersih, tertata dan lebih cantik pada Rabu, 4 Februari 2026.

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, melalui Kapolsek Watulimo AKP Sunarto, menerangkan bahwa kegiatan resik-resik pantai ini merupakan respon dan tindak lanjut dari Instruksi Presiden dan Kapolri agar pantai dan kawasan wisata menjadi lebih bersih dan indah.

BACA JUGA  2 Pemuda Asal Kota Batu Malang Diringkus Polisi Wonogiri, Ini Kasusnya

“Kegiatan ini melibatkan semua unsur di Watulimo, mulai dari Polsek, Koramil, Kecamatan, Posmat TNI AL, Pospol Airud, pengelola pelabuhan perikanan Prigi, perangkat desa Tasikmadu dan Pokdarwis dan masyarakat setempat. Kurang lebih ada 60 orang yang kita libatkan,” ujarnya.

Lebih lanjut AKP Sunarto menuturkan, pesisir Watulimo merupakan salah satu wilayayah di Trenggalek yang kaya akan destinasi wisata yang menarik. Pantainya dikenal cukup eksotik dan kerap menjadi jujukan warga untuk berwisata. Tidak hanya lokal dari Trenggalek saja tetapi juga luar kota.

BACA JUGA  Suami Anggota DPRD Trenggalek Aniaya Guru SMP, Kini Jadi Tersangka

Oleh sebab itu, acara resik-resik pantai ini adalah salah satu upaya agar wisatawan lebih betah dan mau datang kembali. Bukan sebaliknya merasa tidak nyaman akibat pemandangan sampah yang menumpuk.

“Kebanyakan sampah organik. Daun dan ranting pohon yang terbawa arus laut,” imbuhnya.

Hal tersebut bukan tanpa sebab, selain penghasil ikan, urat nadi ekonomi warga setempat juga banyak di topang oleh sektor pariwisata. Semakin banyak wisatawan yang datang tentunya juga dapat meningkatkan PAD serta kesejahteraan dari warga itu sendiri.

BACA JUGA  Kejagung Tetapkan Ketua PN Jaksel Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap Penanganan Perkara

Selain itu, langkah ini sekaligus sebagai strategi untuk menggugah kesadaran masyarakat termasuk pengunjung agar lebih peduli tentang lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Pengelola sudah menyiapkan tempat sampah di beberapa titik.

“Kegiatan yang sama akan kita gelar kembali dengan melibatkan elemen masyarakat lainnya termasuk pelajar dan mahasiswa,” pungkasnya.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini