Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 18 Mar 2025 03:23 WIB

Menpan-RB Ungkap 4 Kendala Pengangkatan CASN 2024, Pengangkatan CPNS dan PPPK Tertunda


					Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Rini Widyantini dalam konferensi pers 'pengangkatan CASN 2024' di Kantor Kemenpan-RB, Jakarta, Senin (17/3/2025). (Foto: Dok Humas Kemenpan-RB).
Perbesar

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Rini Widyantini dalam konferensi pers 'pengangkatan CASN 2024' di Kantor Kemenpan-RB, Jakarta, Senin (17/3/2025). (Foto: Dok Humas Kemenpan-RB).

Rini Widyantini: SPMT Lambat hingga Perubahan Kabinet Jadi Penyebab

PanselaNews.com, Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Rini Widyantini, mengungkapkan empat kendala utama dalam pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024 yang menyebabkan proses tidak optimal dan tertunda. Dalam konferensi pers di Kantor Kemenpan-RB, Jakarta, pada Senin, 17 Maret 2025, ia menjelaskan bahwa pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang semula dijadwalkan Oktober 2025 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Maret 2026 mengalami hambatan signifikan. Rini menyoroti perlunya perbaikan sistem agar proses berjalan lebih lancar.

BACA JUGA  Gerimis dan Hujan Lebat Guyur Jatim Hari Ini, Waspada Petir!

Kendala pertama yang diungkap Rini adalah lambatnya penerbitan Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) dibandingkan dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT). “SPMT yang dikeluarkan instansi sering lebih lama dari TMT, sehingga CASN harus menunggu lama untuk mulai bekerja,” ujarnya. Faktor kedua adalah ketidaksesuaian formasi yang diusulkan instansi dengan data non-ASN di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hal ini menyebabkan banyak peserta CASN tidak memenuhi kualifikasi formasi yang tersedia, bahkan memperpanjang waktu pendaftaran.

BACA JUGA  Kemenkes Keluarkan SE Waspada Lonjakan Covid-19 di Asia

Faktor ketiga, menurut Rini, adalah perubahan organisasi kabinet dan penetapan kepala daerah baru yang memengaruhi penyesuaian kebutuhan ASN di berbagai wilayah. “Perubahan ini memunculkan kebutuhan penempatan pegawai yang harus disesuaikan oleh kementerian, lembaga, dan pemda,” tambahnya. Kendala keempat berasal dari permintaan langsung instansi pemerintah untuk menunda pengangkatan CASN demi kesiapan internal. Rini menegaskan bahwa pemerintah tengah mengambil langkah strategis untuk mengatasi masalah ini demi memastikan pelayanan publik tetap terjaga.

BACA JUGA  Meluruskan Penjungkir-balikan Akal Sehat Ahli Dalam Kasus Ijasah Jokowi

Baca juga: Pemkab Ponorogo Siapkan Rp58 Miliar untuk THR 9.000 ASN Jelang Hari Raya

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Rini memastikan bahwa kebijakan penyesuaian pengangkatan CASN dilakukan secara hati-hati untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan kesiapan instansi pusat dan daerah terjamin, sehingga pengangkatan CASN benar-benar berkontribusi nyata,” tuturnya. Meski ada penundaan, pemerintah berkomitmen mempercepat proses dengan tetap menjaga kualitas dan kepastian hukum. Informasi lebih lanjut akan diumumkan seiring perkembangan kesiapan instansi terkait.

Sumber: RRI

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Wonogiri Gelar Cek Kesehatan dan Screening TB Paru bagi Bhabinkamtibmas

3 Juni 2026 - 18:15 WIB

Kementerian Komdigi Latih Ratusan Pelaku UMKM di Wonogiri Berinovasi Dengan AI, Jadi Lokasi Pertama di Indonesia

3 Juni 2026 - 16:20 WIB

Operasi Patuh Candi 2026 Segera Digelar, Polda Jateng Fokus Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Pengguna Jalan

3 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polda Jateng Gandeng FBI Ungkap Penipuan Crypto Lintas Negara Beromzet Rp 41 Miliar, Korbannya Warga Amerika Serikat

2 Juni 2026 - 20:10 WIB

Dukung Pencegahan TBC, Polres Wonogiri dan Dinkes Gelar Pemeriksaan Kesehatan Bhabinkamtibmas

2 Juni 2026 - 19:51 WIB

Pertahankan Status Lumbung Pangan Nasional, Jateng Petakan Wilayah Rawan Kekeringan

2 Juni 2026 - 18:07 WIB

Trending di Berita Terkini